Venue Baseball Porprov Kaltim di Paser Baru 50 Persen, Perbasasi Siapkan Plan B Geser ke Palaran

Doni Aditya Haryono • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 07:30 WIB
BELUM KELAR: Venue Baseball dan Softball di Kabupaten Paser dikebut agar bisa digunakan untuk Porprov. (IST)
BELUM KELAR: Venue Baseball dan Softball di Kabupaten Paser dikebut agar bisa digunakan untuk Porprov. (IST)

KALTIMPOST.ID- Waktu pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur di Kabupaten Paser kian dekat. Namun, venue baseball dan softball yang tengah dibangun masih jauh dari kata rampung.

Perkumpulan Bisbol dan Sofbol Amatir Seluruh Indonesia (Perbasasi) Kaltim pun mulai menyiapkan skenario alternatif. Langkah ini dilakukan untuk memastikan cabang olahraga baseball dan softball tetap dapat dipertandingkan sesuai standar dan, yang paling utama, aman bagi atlet.

Kondisi tersebut diketahui setelah Perbasasi Kaltim berkoordinasi dengan technical delegate (TD) serta pengurus Perbasasi Paser terkait perkembangan pembangunan venue. Arahan Tim Wasrah Porprov Kaltim pada Senin (5/10) langsung ditindaklanjuti. 

Baca Juga: Dihadiri Bintang Emas SEA Games, National Climbing Series 3 di Sangatta Pecahkan Rekor Peserta

Malam harinya, pengurus Perbasasi menggelar rapat internal melalui Zoom. Selasa (6/10) pagi, mereka turun langsung melihat kondisi lapangan. Hasil pemantauan sementara menunjukkan progres pembangunan berada di kisaran 50 hingga 60 persen. Angka tersebut masih berupa hasil pemantauan awal. Rincian teknis mengenai pekerjaan yang sudah dan belum diselesaikan masih menunggu laporan dari kontraktor.

Ketua Umum Perbasasi Kaltim Nindya Listiono mengatakan, pihaknya tetap mengapresiasi upaya Kabupaten Paser membangun fasilitas baru tersebut. Sebab, keberadaan venue tidak hanya penting untuk Porprov, tetapi juga diharapkan menjadi pusat pertumbuhan baseball dan softball di Kaltim.

Namun, kesiapan venue tetap menjadi perhatian serius. Terlebih kondisi fiskal dan sejumlah kendala pembangunan membuat penyelesaian lapangan mengalami keterlambatan. "Kami tetap memberikan apresiasi terhadap upaya Paser. Tetapi venue ini harus benar-benar layak digunakan. Jangan sampai hanya terlihat sudah jadi, tetapi secara teknis belum memenuhi standar," kata Nindya.

Baca Juga: Cabor Berharap Bonus Peraih Medali Diumumkan Sebelum Porprov Digeber  

Menurut dia, aspek keselamatan atlet menjadi pertimbangan utama. Permukaan infield maupun outfield harus mampu mendukung pertandingan. Aliran bola juga harus sesuai, sementara kondisi rumput harus tertata dengan baik.

Hal serupa berlaku pada material graveling. Material yang digunakan harus memiliki tekstur dan ukuran mesh yang sesuai. Tidak boleh ada bagian kasar maupun material yang menggumpal karena berpotensi membahayakan pemain saat pertandingan berlangsung.

Atas kondisi tersebut, Perbasasi menyiapkan tiga skenario. Pertama, seluruh pertandingan tetap digelar di Paser apabila venue dinyatakan layak dan aman.  Kedua, lokasi pertandingan dibagi dengan baseball dimainkan di Lapangan Palaran Samarinda yang memiliki ukuran sesuai standar internasional, sementara softball tetap digelar di Paser jika venue dinyatakan memenuhi syarat.

Baca Juga: FAJI Kukar Berharap Gebrakan Pemkab dan KONI untuk TC Porprov

Opsi ketiga adalah memindahkan seluruh pertandingan baseball dan softball ke Palaran apabila kedua venue di Paser belum memungkinkan digunakan. Skema pembagian lokasi sebenarnya bukan hal baru. Pada Porprov 2018 di Kutai Timur, pertandingan softball digelar di GOR Segiri Samarinda, sedangkan baseball dimainkan di Kutai Timur.

"Kami tetap akan memberikan dukungan dan mencari cara agar lapangan di Paser bisa selesai dan dimanfaatkan. Tetapi pada akhirnya, keputusan harus mempertimbangkan kelayakan venue dan keselamatan atlet,” ujar pria yang akrab disapa Tio tersebut. (riz)

Editor : Muhammad Rizki
Baseball Kaltim Softball Kaltim Porprov Kaltim 2026 Perbasasi Kaltim Porprov Paser