KALTIMPOST.ID, UJOH BILANG – Ketua KONI Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) periode 2026–2030, Yessie Christianto, meminta seluruh pengurus cabang olahraga (cabor) membangun komunikasi terbuka untuk membahas kebutuhan atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Menurut Yessie, komunikasi penting agar berbagai persoalan dapat dibahas bersama dan dicarikan solusi sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.
Hal tersebut disampaikan Yessie di Kantor KONI Mahulu, Senin (12/10), saat menanggapi tuntutan sejumlah cabor terkait pemenuhan kebutuhan pertandingan.
Baca Juga: Pebalap Indonesia Ini Berpeluang Masuk Moto2, Yamaha Mulai Pasang Target Besar
Ia mengatakan, KONI telah membuka ruang diskusi dengan mengundang perwakilan cabor untuk menyampaikan pertanyaan, masukan, maupun kebutuhan yang belum terpenuhi. Namun, kesempatan tersebut dinilai belum dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh pihak.
“Teman-teman cabor ini sebenarnya sudah diajak berdiskusi dan diundang. Kalau ada hal yang mengganjal atau perlu disampaikan, seharusnya disampaikan dalam forum agar bisa kita bahas bersama,” ujarnya.
Yessie menegaskan, KONI tidak bermaksud mengabaikan kebutuhan cabor. Pengurus, katanya, tengah berupaya menyiapkan administrasi dan data atlet untuk mendukung kelancaran kontingen.
Di sisi lain, KONI Mahulu hanya memperoleh anggaran Rp2,5 miliar pada 2026, lebih rendah daripada pengajuan awal sebesar Rp3 miliar. Dana tersebut diprioritaskan untuk membiayai keberangkatan, transportasi, akomodasi, dan konsumsi harian atlet.
Keterbatasan anggaran membuat pengurus harus menetapkan prioritas dan mempertimbangkan kemampuan keuangan sebelum memenuhi setiap permintaan.
Yessie berharap perbedaan pandangan antara KONI dan cabor tidak berkembang menjadi polemik yang justru mengganggu persiapan atlet.
Baca Juga: Basket Bontang Andalkan Pemain Lokal, Bidik Zona Medali Porprov
Menurutnya, keberhasilan kontingen membutuhkan kerja sama semua pihak, termasuk keterbukaan dalam menyampaikan kebutuhan dan kesediaan memahami keterbatasan anggaran.
Melalui komunikasi yang lebih baik, ia berharap berbagai persoalan dapat diselesaikan tanpa mengurangi semangat atlet untuk membawa nama Mahulu pada Porprov mendatang.
KONI, lanjut Yessie, tetap berkomitmen mendorong peningkatan prestasi dan menargetkan Mahulu keluar dari posisi terbawah klasemen Porprov. (*)
Editor : Ery Supriyadi