Hal yang sama terjadi pada 2009 dan 2020. Tetapi musim lalu, Denver akhirnya berhasil melaju ke Final Konferensi Barat dalam perjalanan mereka menuju juara NBA pertama dalam sejarah franchise mereka.
Sekarang Lakers akan mendapat kesempatan awal untuk membalas kegagalan musim lalu ketika bertemu di babak pertama play-off Konferensi Barat. Ya, Nuggets, yang menjadi unggulan kedua, menjadi tuan rumah game 1 dari seri best of seven melawan Lakers yang finis di peringkat ketujuh.
Nuggets telah memenangi delapan pertandingan berturut-turut melawan Lakers, termasuk sweep di Final Konferensi Barat, dan mereka memenangi tiga pertemuan pada 2024 dengan rata-rata selisih 10 poin. Oleh karena itu, Denver adalah favorit berat untuk mengeliminasi LeBron James dan Anthony Davis sekali lagi.
"Aku pikir setiap pertandingan dalam seri play-off sangat sulit. Musim lalu, kami mengalahkan mereka 4-0, tetapi mereka adalah tim yang sangat berbakat. Mereka sangat baik," kata Nikola Jokic, center Denver Nuggets.
Musim ini, Nuggets mengalami perubahan meskipun tidak drastis. Itu dengan tidak ada namanya pemain veteran yang telah keluar. Dengan barisan pemain pengganti yang lebih muda, tim ini lebih atletis.
Pelatih kepala Denver Nuggets, Michael Malone, mengungkapkan timnya telah melewati masa sulit dengan Peyton Watson dan Christian Braun yang kini diandalkan. Selain itu, Jokic masih menjadi tumpuan serangan dengan persentase tinggi dan meraih rebound dengan baik.
“Akan menjadi tantangan besar buat kami untuk kembali mengalahkan Lakers,” ungkap Malone seperti dilansir Lakersnation.
Sementara itu, Lakers tetap akan diperkuat bintang mereka LeBron James. Pada usianya yang 39 tahun, ia mampu mengambil alih permainan tim dan menjadi kontributor besar poin bagi Lakers..
"Menghadapi Nuggets, kami harus barus bermain tanpa kesalahan. Kami akan membuatnya sulit bagi mereka. Mereka jug aakan mencoba membuatnya sulit bagi kita,” ungkap James kepada Reuters.(tom2)
Editor : Thomas Priyandoko