Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kai Havertz Jadi Mantan Terjahat buat Chelsea

Thomas Dwi Priyandoko • Kamis, 25 April 2024 | 07:00 WIB
SAKITI MANTAN: Kai Havertz menorehkan dua gol dalam laga melawan mantan klubnya. (Foto: X/Paa Manuel)
SAKITI MANTAN: Kai Havertz menorehkan dua gol dalam laga melawan mantan klubnya. (Foto: X/Paa Manuel)

 

LONDON – Chelsea tidak menuliskan nama Kai Havertz dalam akun X resminya ketika false nine Timnas Jerman itu mencetak gol ketiga lalu gol keempat Arsenal kemarin (24/4). Sebenci itu The Blues –julukan Chelsea– kepada Havertz yang mereka buang pada musim panas lalu.

Buktinya, Chelsea mau menuliskan nama dua pencetak gol Arsenal lainnya ke gawang kiper Djordje Petrovic. Masing-masing winger Leandro Trossard pada menit keempat dan bek kanan Ben White (52’ dan 70’). Namun, untuk gol Havertz pada menit ke-57 dan 65 di Stadion Emirates tersebut, Chelsea menggantinya dengan gol Arsenal dan gol The Gunners –sebutan Arsenal.

Bisa jadi, seperti dilansir SPORTbible, Havertz merupakan mantan terjahat dalam sejarah Chelsea. Sebab, pemain 24 tahun itu memang tercatat sebagai eks penggawa Chelsea pertama yang pernah membobol gawang klub asal London Barat tersebut.

White yang sama-sama mencetak brace ke gawang Chelsea pun lebih memuji Havertz. ”Dia (Havertz) layak mendapatkannya,” ucapnya dilansir dari laman resmi klub.

Sebagai perbandingan, ketika menghadapi Chelsea dalam pertemuan di Stamford Bridge pada 21 Oktober tahun lalu, Havertz jadi bahan boo fans The Blues. Kala itu, Havertz hanya bermain sebagai pengganti pada 12 menit terakhir. ”Hanya tinggal menunggu waktu dia akan meledak (bersama Arsenal, Red),” sambung White.

Musim ini Havertz sudah mengoleksi 12 gol dan 5 umpan gol dalam 47 penampilan di berbagai ajang. Dengan jumlah laga yang sama pada musim lalu ketika masih berkostum Chelsea, Havertz hanya membukukan 9 gol dan sebiji umpan gol.

Masih beradaptasi dengan sepak bola Inggris dengan usia masih 21 tahun ketika didatangkan dari Bayer Leverkusen pada musim panas 2020 lalu dianggap sebagai alasan Havertz sulit berkembang selama tiga musim di Chelsea. Apalagi, nilai transfernya sangat mahal, yakni GBP 62 juta (Rp 1,24 triliun).

 ”Bukan sekadar dua gol yang dicetaknya, melainkan juga caranya membangun kerja sama dengan rekan setim,” imbuh puji manajer Arsenal Mikel Arteta.(ren/c19/dns/jpg/tom/k15)

Editor : Thomas Dwi Priyandoko