KALTIMPOST.ID, Dua atlet bola tangan Kaltim mendapat panggilan membela Indonesia di ajang internasional bertajuk ASEAN University Games XXI/2024 Indonesia. Terselenggara di Surabaya, Jawa Timur, multiajang itu akan terselenggara pada 27 Juni hingga 1 Juli. Dua atlet tersebut adalah Derril dan M Aryasatya.
Pemanggilan tersebut disyukuri oleh Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kaltim Suryadi Gunawan. Itu membuktikan talenta handball Kaltim memang selalu menjadi andalan negara di ajang internasional.
“Ini kesempatan yang sangat baik untuk mereka menambah jam terbang. Apalagi saat ini, mereka juga dalam persiapan menuju PON (Pekan Olahraga Nasional) XXI/2024 Aceh-Sumut (Sumatra Utara),” jelas Suryadi kepada Kaltim Post, Kamis (20/6).
Dua atlet tersebut bukan satu-satunya delegasi dari Kaltim yang dilibatkan dalam ajang tersebut. Suryadi bersama pelatih bola tangan Kaltim Dwi Chandra Hariwibowo juga ambil bagian sebagai panitia. “Kami juga akan membawa beberapa anak untuk ikut ke sana, agar mereka belajar tentang cara bermain yang benar berdasarkan aturan internasional,” urai Babe Sur, sapaannya.
Dirinya menegaskan, pemanggilan tersebut takkan berdampak negatif kepada tim bola tangan Kaltim yang saat ini sedang menjalani pemusatan latihan alias training camp (TC) di Jogjakarta. “Karena program sudah disusun dengan baik. Tinggal dijalankan saja sesuai rencana,” terangnya.
Pun ada penyesuaian, yakni kejuaraan nasional (kejurnas) terbuka bertajuk Indonesia Open 2024, diundur pelaksanaannya oleh panitia. Waktunya yang berbenturan dengan pelaksanaan ASEAN University Games tersebut menjadi penyebab.
“Karena mayoritas atlet yang bermain di ajang itu, dipanggil juga ke ASEAN University Games itu. Melihat skalanya lebih besar di sana, makanya yang di Surabaya ini diprioritaskan. Untuk yang Indonesia Open ini sudah diatur ulang jadwalnya menjadi 10-16 Juli.”
Untuk mengisi kekosongan karena perubahan jadwal tersebut, tim Kaltim berencana menggelar uji coba secara berkala. “Jadi setiap pekannya kami akan menggelar games bersama pengcab (pengurus cabang) sekitar. Karena, di sini banyak tim berkualitas yang bisa jadi lawan sparring kami. Seperti di Semarang, Banyumas, Purwokerto, hingga yang ke arah Jawa Timur juga ada. Nanti akan kami sesuaikan waktunya. Yang penting TC tetap berjalan optimal,” tuntas dia.
Editor : Uways Alqadrie