Selepas pertandingan selesai, skuad Pesut Etam sempat tertahan di pintu keluar. "Iya tadi sempat ketahan, kita nggak boleh keluar dulu. Sampai situasi diluar aman," ujar manager tim, Farid Abubakar.
Diterangkan Farid, pihak keamanan tidak ingin tim Borneo mengalami hal yang tidak diinginkan dalam perjalanan kembali ke hotel tempat menginap.Bahkan mobil Baracuda sudah bersiap untuk membawa skuad Pesut Etam keluar stadion.
“Sempat berdiskusi dengan pihak keamanan dan juga panpel Persib Bandung. Kami meminta tidak pulang dengan rantis baracuda. Tapi kami sampaikan mau pakai bis saja, kami yakin suporter di Bandung sudah jauh lebih dewasa, dan alhamdulillah kami pulang pakai bis, dan tetap dikawal ketat polisi dan juga di iringi baracuda sampai hotel," ujar Farid.
Sejatinya, Barracuda bukan hal asing bagi Pesut Etam. Pada Piala Presiden 2017, skuad Borneo FC sempat dievakuasi menggunakan barracuda. Itu tak lepas dari kemenangan Borneo dari tuan rumah. Saat itu suporter yang kecewa atas hasil buruk tim kesayangan mereka berupaya untuk melampiaskan ke tim tamu.
“Itu dulu, sekarang sudah berbeda. Sekarang semua berubah ke arah positif,” ucap Farid.
Senada dengan Farid. Kapten tim Borneo FC, Diego Michiels pun angkat suara di tengah diskusi dengan kepolisian dan panpel Persib Bandung. Pemain kelahiran Deventer, Belanda itu mengatakan publik sepak bola Bandung jauh lebih dewasa saat ini. Meski timnya baru saja menang atas Persib Bandung di Stadion si Jalak Harupat, ia yakin timnya akan pulang dengan tenang.
"Saya yakini, semua orang Bandung yang ada disini. akan memperlakukan kami dengan baik," ujar pemain 33 tahun tersebut.
Editor : Uways Alqadrie