BALIKPAPAN – Persiba Balikpapan kembali meraih hasil kurang maksimal pada friendly match dengan Borneo FC U-20 di Stadion Batakan, Jumat (22/11). Skuad berjuluk Beruang Madu itu harus mengakui keunggulan Borneo FC U-20, dengan skor akhir 2-1.
Pada laga uji coba ini, Beruang Madu memang lebih dulu unggul di babak pertama lewat gol M Dzaki.
Akan tetapi, skuad muda Pesut Etam ini mampu membalikkan keadaan. Di babak kedua mereka membobol gawang Persiba dengan dua gol milik M Hermawan Widodo dan M Reza Irawan.
Terkait hasil ini, Pelatih Persiba Balikpapan Amir Yusuf Pohan mengakui, saat ini mereka masih kesulitan untuk bermain maksimal. Pasalnya, hingga kini belum didapati formula terbaik untuk menjadi starting eleven.
“Tadi tim di babak pertama itu sudah cukup bagus, dan untuk sementara starting eleven kami seperti itu. Tapi kan kami mau coba semua, ternyata sebagian pemain di babak kedua belum bisa maksimal,” jelasnya.
Tak hanya itu, ia menilai perubahan regulasi tim dari PSSI juga menjadi kendala tersendiri. Di mana, aturan jumlah pemain senior dan junior yang terus mengalami perubahan, membuat tim sulit untuk fokus pada formasi saat ini.
Di sisi lain, perekrutan pemain kian sulit mengingat tak banyak pemain yang ingin bermain di Liga 3. Sedari awal mereka sudah mencari pemain yang bagus, tapi tidak bisa didapatkan. Ini bahkan terjadi pada seluruh tim Liga 3 di Indonesia.
Padahal, sambung Amir, bulan depan mereka sudah harus bertolak ke Bali untuk melakoni laga tandang pertama Liga 3 musim ini.
“Inilah kondisi yang ada. Intinya pemain yang ada saat ini kami maksimalkan sambil mencari pemain lain untuk menambal kelemahan di tim,” tuntasnya. (*)
editor: sukri sikki