Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tim Tenis Kaltim Bawa Dua “Oleh-Oleh” dari Jakarta, Siap Dukung Program PP Pelti

Doni Aditya Haryono • Selasa, 21 Januari 2025 | 20:59 WIB
Tim tenis Kaltim meraih gelar juara di Kejurnas Pelti 2025. Foto bawah,  Pengprov Pelti Kaltim saat menghadiri rakernas di Jakarta (19/1).
Tim tenis Kaltim meraih gelar juara di Kejurnas Pelti 2025. Foto bawah, Pengprov Pelti Kaltim saat menghadiri rakernas di Jakarta (19/1).

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Pengurus Pusat Persatuan Lawn Tennis Indonesia (PP Pelti) di bawah kepemimpinan Nurdin Halid sedang mempersiapkan langkah besar. Hal itu dilakukan demi membawa tenis Tanah Air bisa berbicara banyak di pentas dunia.

Salah satunya dengan program naturalisasi pemain keturunan Indonesia yang dinilai memiliki kualitas di luar negeri. Hal itu diutarakan saat Nurdin memimpin Rakernas PP Pelti, 19 Januari lalu di Jakarta.

"Kami ingin mempercepat prestasi tenis Indonesia hingga mampu bersaing di level dunia. Program naturalisasi ini merupakan salah satu strategi untuk mencapai itu," ungkap Nurdin.

Langkah ini mengadopsi strategi serupa yang diterapkan PSSI dengan timnas sepak bolanya yang kini berjuang untuk lolos Kualifikasi Piala Dunia 2026. Nurdin menambahkan, Pelti telah mempersiapkan anggaran besar, membangun infrastruktur tenis di seluruh Indonesia, menyiapkan pusat pelatihan modern, dan merancang liga tenis profesional.

Program ambisius ini disambut positif oleh seluruh pengurus provinsi (pengprov) Pelti, termasuk Kaltim. Tenis Indonesia pernah berjaya pada era Yayuk Basuki dan Suzanna Anggarkusuma di Asian Games 1990-an, serta prestasi pasangan Christopher Rungkat/ Aldila Sutjiadi yang menyabet emas di Asian Games 2018.

"Kunci kesuksesan adalah kerja keras, kekompakan organisasi, dan sumber daya manusia yang profesional. Tidak ada tempat untuk pengurus yang tidak solid atau tidak mematuhi AD/ART. Pelti harus menjadi organisasi yang kukuh," tutur mantan ketua PSSI tersebut.

Rakernas kali ini juga menetapkan Kaltim sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pelti 2026. Penunjukkan Kaltim didasarkan pada prestasi cabor tenis seniornya yang kerap menjuarai kompetisi nasional, serta infrastruktur yang memadai.

Kabar ini melengkapi kegembiraan Pelti Kaltim. Sebelumnya, tim tenis Benua Etam meraih gelar juara dalam Kejurnas Pelti 2025 yang berlangsung di Lapangan Tenis Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Gelar ini menjadi bukti konsistensi tim Kaltim dalam mempertahankan dominasi di kategori senior.

Dipimpin langsung oleh Ketua Pengprov Pelti Kaltim, Zairin Zain, tim senior putra Kaltim mengungguli Sulawesi Selatan (Sulsel) di partai final. Pasangan Abdul Kahar Mim dan Benny Tanjung membuka kemenangan lewat pertarungan sengit yang berakhir dengan skor 7-4. Keunggulan tersebut dipastikan oleh pasangan Sukimin dan Puryani yang menutup laga dengan kemenangan 7-5.

"Ini prestasi luar biasa. Tim senior putra dan putri Kaltim benar-benar menunjukkan kualitasnya. Kemenangan ini semakin mengukuhkan Kaltim sebagai kekuatan besar dalam tenis Indonesia," ujar Zairin Zain. (*)

 

 

 

Editor : Ery Supriyadi
#kejurnas #pelti #naturalisasi #Tenis Lapangan #nurdin halid