KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Jelang keberangkatannya ke Thailand, timnas beach handball Indonesia saat ini tengah menjalani pemusatan latihan rutin di Balikpapan. Kegiatan ini berlangsung mulai 27 Januari sampai 7 Februari 2025. Diikuti oleh tim putra serta putri.
Ini merupakan rangkaian persiapan menuju kompetisi South East Asia Handball Federation (SEAHF) 2025, yang berlangsung di Thailand 9-12 Februari. Selain kategori pantai, Indonesia juga mengirimkan skuad terbaiknya untuk kategori indoor.
Baca Juga: Kartanegara FC Buka Seleksi Pemain Se-Kaltim, Ini Syaratnya agar Dilirik
Pelatih beach handball Indonesia, Dwi Chandra Hariwibowo mengatakan mereka tengah mematangkan persiapan. Tentu saja, hal ini dikarenakan skuad Merah Putih membidik zona medali di kedua kategori pantai, putra dan putri.
“Target kami adalah zona medali baik untuk tim putra maupun putri. Kami ingin memperbaiki prestasi sebelumnya dan menunjukkan performa terbaik di ajang SEAHF 2025,” jelasnya.
Untuk kategori putri, timnas beach handball Indonesia memiliki catatan prestasi yang cukup baik. Pada ajang yang sama di tahun 2022, mereka berhasil meraih medali perunggu.
Karenanya pada gelaran tahun ini, Indonesia berambisi mempertahankan prestasi tersebut. Kepercayaan diri tim putri semakin meningkat setelah meraih perunggu di Asian Beach Handball Championship di Bali pada 2024.
Selain tim putri, Chandra menyebut bahwa timnya juga menargetkan untuk meraih zona medali di kategori putra.
Baca Juga: 15 Hari untuk TPP, Awal Februari Langsung Start
“Baik tim putra maupun putri telah mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi para pesaing di Thailand,” tandasnya.
Untuk diketahui, skuad timnas beach handball Indonesia untuk kategori pantai didominasi oleh atlet asal Kaltim. Dari total 15 pemain, 9 pemain putra dan 6 pemain putri berasal dari Balikpapan, sementara sisanya diwakili oleh atlet dari Sumatra Barat (1 putra) dan Bali (2 putri).
Nantinya, mereka akan bersaing dengan lima negara, yaitu Indonesia, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam. (*)
Editor : Ery Supriyadi