Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Pembalap Wanita Kaltim Sargus Sukses Kunci Gelar Juara di Kejurprov Roadrace 2025 ‎

Jufriadi • Minggu, 10 Agustus 2025 | 18:19 WIB

‎ANGKAT TROFI: Sargus mengangkat trofi kemenangan usai menjuarai kelas 130 cc Women Open Kejurprov Roadrace 2025 di Sirkuit Non Permanen GOR Kudungga, Sangatta Utara, Minggu (10/8).
‎ANGKAT TROFI: Sargus mengangkat trofi kemenangan usai menjuarai kelas 130 cc Women Open Kejurprov Roadrace 2025 di Sirkuit Non Permanen GOR Kudungga, Sangatta Utara, Minggu (10/8).

SANGATTA – Suara raungan mesin memecah udara panas siang itu di Sirkuit Non Permanen GOR Kudungga, Sangatta Utara, Kutai Timur (Kutim). Di antara deru motor yang melaju kencang, terlihat seorang perempuan dengan gesit menyalip lawan-lawannya. 

‎Dia adalah Sari Agustina, atau yang lebih akrab disapa Sargus, pembalap wanita muda berusia 20 tahun yang baru saja mengukir kemenangan di kelas 130 cc Women Open pada Kejuaraan Balap Motor Kasmidi Bulang Roadrace Seri 5 Kejurprov Kaltim yang dilaksanakan 9–10 Agustus 2025.

‎Bagi Sargus, kemenangan ini bukan sekadar piala. Itu adalah pembuktian bahwa perempuan bisa berbicara banyak di arena yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki. 

‎“Rasanya senang bisa banggain tim dan keluarga di rumah. Pokoknya senang dan mau berterima kasih sama semua yang sudah terlibat,” ujarnya sambil tersenyum.

‎Perjalanan Sargus di dunia balap dimulai sejak usia 11 tahun. Ia tumbuh di lingkungan yang lekat dengan otomotif. Sang ayah, seorang pembalap, menjadi inspirasi pertamanya. Dari sekadar menonton di pinggir lintasan, Sargus mulai memberanikan diri menjajal motor balap. 


‎“Saya turunan kayaknya soalnya sama almarhum ayah saya pembalap juga. Terus keluarga-keluarga saya enggak jauh-jauh dari dunia otomotif,” kenangnya.

‎Kini, ia tinggal di Samarinda bersama suaminya yang juga pembalap. Hidup berdua dalam atmosfer balapan membuatnya semakin termotivasi. 

‎Persiapan menuju seri di Sangatta ini pun terbilang intens. Hampir setiap hari ia berlatih, apalagi dalam beberapa pekan terakhir ia ikut event demi event.

‎“Kalau di untuk hari ini saya fokus mengamankan poin saya di kelas wanita ini,” jelasnya.

‎Kemenangan di Sangatta ini menambah daftar panjang prestasinya. Sebelumnya, ia sudah beberapa kali naik podium di ajang nasional seperti Honda Dream Cup, One Prix, hingga Moto Prix. 

‎Namun, ia mengaku belum puas. “Targetnya juara nasional Women One Prix. Kalau bisa, sampai internasional,” ucapnya penuh keyakinan.

‎Meski telah berprestasi, Sargus tak luput dari cibiran dan komentar meremehkan. Dunia balap yang keras membuatnya sering dianggap sebelah mata. 

‎“Sering sih, Banyak yang bilang begitu. Tapi saya enggak pernah denger omongan orang,” tegasnya. 

Baca Juga: Perbasi Kukar Gerak Cepat Persiapkan Tim Basket Menghadapi Popda 2025 di Paser

‎Baginya, kritik bukan penghalang, justru bahan bakar untuk melaju lebih kencang.

‎Ia pun punya pesan khusus bagi para perempuan yang ingin terjun di dunia balap atau bidang apa pun yang jarang digeluti kaum hawa. “Coba aja dulu. Jangan remehin diri sendiri. Kita bisa kalau mau berusaha,” katanya.

‎Di balik semua itu, Sargus sadar bahwa setiap putaran roda di lintasan membawa cerita perjuangan. Dari latihan yang melelahkan, biaya yang tak sedikit, hingga mental yang harus selalu terjaga. Tapi bagi Sargus, semua itu sepadan.

‎“Kalau sudah di lintasan, rasanya semua lelah hilang. Yang ada cuma fokus dan semangat buat menang,” ujarnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#Kejurprov #pembalap wanita #balap motor