BALIKPAPAN – Atlet squash Balikpapan, Ahmad Fauzi, berhasil melalui seleksi untuk memperkuat Timnas di ajang bergengsi SEA Games 2025 di Thailand. Fauzi pun saat ini tengah menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) squash, mulai 1 September hingga 5 Desember di Malaysia.
Sejak bergabung, diakui pemuda 19 tahun ini, dirinya mesti menjalani jadwal latihan yang cukup intens. Jika saat di Balikpapan biasanya hanya 1–2 kali latihan per hari, di Pelatnas ia bisa latihan sampai 3 kali sehari dengan program fisik, teknik, dan taktik yang disiplin.
Fauzi menjelaskan, latihan dimulai sejak pagi dengan fisik dan daya tahan. Lalu dilanjutkan ke teknik dan taktik di siang hari, dan ditutup dengan pertandingan uji coba di sore hari.
Meski dirasa berat, ia mengaku tetap kuat sebab adanya suasana kebersamaan di sana.
“Di sini (Pelatnas) sangat disiplin tapi juga penuh kekeluargaan. Walaupun ada persaingan, kami tetap saling mendukung karena tujuan yang sama, yakni membawa nama Indonesia di SEA Games,” kata Fauzi.
Dengan latihan intens itu, ia pun tak ragu memasang target tinggi pada pesta olahraga se-Asia Tenggara tersebut. Yakni bisa membawa pulang medali emas.
Target ini, sambungnya, ingin ia persembahkan untuk orangtuanya. “Tanpa mereka saya tidak bisa jadi apa-apa. Juga untuk Pengcab, senior-senior, dan teman-teman yang selalu mendukung,” lanjut dia.
Bagi Fauzi, dukungan keluarga, pelatih, dan pemerintah daerah Balikpapan menjadi motivasi tambahan. Tentunya, SEA Games bukan sekadar kompetisi untuk, tapi sebuah kehormatan.
Sebuah momen yang luar biasa untuk dirinya, bisa berdiri di lapangan dengan lambang Garuda di dada. Membuat Fauzi merasa benar-benar hidup sebagai seorang atlet.
Dia juga berpesan untuk seluruh generasi muda di kampung halamannya, untuk tidak pernah takut bermimpi besar. Menurutnya, semua prestasi dimulai dari kerja keras kecil setiap hari.
“Ingat, menjadi atlet bukan hanya soal medali, tapi juga soal membanggakan keluarga, daerah, dan Indonesia,” tandasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan