KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Ada semangat luar biasa di gelanggang pencak silat Popnas XVII/2025 Jakarta. Para pesilat muda dari Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menunjukkan tajinya di level nasional.
Enam di antara mereka sukses menembus partai final. Capaian itu membuka peluang besar bagi kontingen Bumi Etam untuk mendulang medali emas dan mengukir prestasi terbaik di ajang bergengsi pelajar se-Indonesia tersebut.
Baca Juga: Panahan Raih Satu Emas dan Satu Perak, Masih Buka Peluang Tambah Medali
Suasana di GOR Senen, tempat pertandingan berlangsung, pun terasa hangat. Dukungan datang langsung dari jajaran penting olahraga Kaltim. Tampak hadir Ketua Kontingen Kaltim Rasman Rading, Kepala SKOI Kaltim Muhammad Idar, serta Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras.
Di sela pertandingan, Rasman tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut keberhasilan para pesilat sebagai hasil nyata dari kerja keras dan pembinaan yang konsisten.
“Alhamdulillah, lima pesilat kita sudah pasti di final. Kami berharap satu lagi bisa menyusul. Semoga silat bisa menjadi penyumbang emas terbanyak untuk Kaltim,” ujarnya penuh optimisme.
Menurut Rasman, pencapaian ini menjadi bukti bahwa pembinaan atlet pelajar yang dijalankan Dispora dan KONI Kaltim melalui Sekolah Keberbakatan Olahraga Internasional (SKOI) mulai berbuah manis.
Baca Juga: Bonus Atlet PON Kaltim Dijadwalkan Cair Akhir November 2025, Angkanya Segini
“Ini sinyal baik bagi regenerasi atlet Kaltim. Mereka sudah membuktikan kualitasnya di level nasional,” tutupnya dengan nada yakin.
Para pesilat muda Kaltim tak sekadar tampil penuh semangat, tapi membawa harapan besar bagi masa depan olahraga daerah. Di tengah sorak dukungan, mereka membuktikan bahwa kerja keras, disiplin, dan pembinaan berjenjang bisa membawa prestasi ke level tertinggi. (*)
Daftar Pesilat Kaltim Lolos Final Popnas XVII/2025:
-
Muhammad Arif Akhdan – Kelas A Putra
-
Ghina Mulia Az-Zahra – Kelas B Putri
-
Annisya Maulida Putria – Kelas F Putri
-
Razwa Alwan Fahrizhie – Kelas D Putra
-
Feyziah Majid – Kelas G Putri
-
Yulia Izza Mumtazah – Seni Tunggal