KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Turnamen pembuka musim balap bulu tangkis dunia, Malaysia Open 2026, akan segera bergulir di Axiata Arena pada 6-11 Januari 2026. Berdasarkan hasil undian, sembilan delegasi Indonesia yang tersebar di lima nomor pertandingan bakal menghadapi ujian berat sejak putaran pertama turnamen level Super 1000 ini.
Di nomor tunggal putra, Jonatan Christie yang menempati posisi unggulan keempat dijadwalkan bersua wakil Taiwan, Lee Chia-hao. Di atas kertas, Jonatan jauh lebih unggul dengan menyapu bersih tiga pertemuan terakhir, termasuk kemenangan di Arctic Open dan Korea Open 2025. Jika langkahnya mulus, "Jojo" diprediksi akan bentrok dengan Kodai Naraoka (Jepang) di fase delapan besar.
Sementara itu, tunggal putra lainnya, Alwi Farhan, harus langsung memutar otak karena harus menantang pemain muda berbakat asal Prancis, Alex Lanier, yang merupakan unggulan ketujuh. Di sektor putri, harapan tunggal bertumpu pada Putri Kusuma Wardani yang akan meladeni Manami Suizu dari Jepang. Putri memiliki modal berharga setelah sebelumnya pernah menumbangkan Suizu di Macau Open 2024.
Baca Juga: Hasil Madura United vs Persebaya 0-1: Gol Tunggal Bruno Moreira Jadi Penentu Kemenangan Green Force
Sektor ganda putra dipastikan kehilangan satu wakil lebih awal. Hasil drawing memaksa pasangan profesional Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani berduel dengan junior mereka, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.
Di sisi lain, duet Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri (unggulan keenam) akan menghadapi pasangan kembar asal Taiwan, Fang Chih Lee/Fang Jen Lee. Meskipun ini adalah pertemuan pertama bagi duet Fajar/Fikri, Fajar secara pribadi memiliki rekor apik melawan mereka saat masih berpasangan dengan Rian Ardianto.
Tantangan paling terjal dihadapi Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Mereka harus langsung menantang jagoan tuan rumah yang juga unggulan keempat, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei. Meski Jafar/Felisha belum pernah menang dalam enam laga terakhir, perlawanan sengit yang selalu mereka berikan hingga rubber game menjadi sinyal bahwa peluang kejutan masih terbuka lebar.
Baca Juga: Beruang Madu Dipermalukan Sepuluh Pemain Persela di Surajaya
Sedangkan di ganda campuran lain, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata akan menjalani pertemuan perdana melawan pasangan Prancis, Julien Maio/Lea Palermo.
Terakhir, di nomor ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari akan memulai debut Super 1000 mereka dengan melawan wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela. Jika berhasil menang, tantangan raksasa sudah menanti di babak kedua, yakni unggulan kedua milik Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Indonesia tercatat terakhir kali mencicipi gelar juara di ajang ini pada tahun 2023 lewat Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Tahun ini, dengan komposisi yang ada, mampukah tim Merah Putih mengulang memori manis tersebut di Negeri Jiran?(*)
Editor : Thomas Priyandoko