KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – SMAN 6 Balikpapan memulai hari ketiga Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan dengan kemenangan meyakinkan. Menghadapi SMAN 2 Tenggarong, Minggu (8/2), tim asal Balikpapan ini menang telak 37–20.
Sebelum pertandingan dimulai, seluruh peserta dan ofisial menggelar moment of silence untuk menghormati Almarhumah Nadya Paramitha. Nadya adalah siswi SMAN 2 Tenggarong sekaligus kapten tim dance sekolah tersebut. Suasana hening menyelimuti arena, menjadi pembuka rangkaian laga hari ketiga kompetisi basket pelajar terbesar di Kalimantan Timur.
Di lapangan, SMAN 6 Balikpapan langsung menunjukkan dominasi sejak kuarter pertama. Mereka unggul 11–4 di Q1 dan mempertahankan keunggulan hingga paruh pertama berakhir 14–9. Tekanan diperkuat di kuarter ketiga, menjadikan skor 28–16, sebelum akhirnya menutup laga dengan kemenangan 37–20 di kuarter keempat.
Pelatih SMAN 6 Balikpapan, Junaidi, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya meski menilai performa tim belum maksimal. Ia menyoroti pertahanan sebagai fokus evaluasi utama.
“Defense harus lebih fokus lagi. Setiap lawan punya ciri khas sendiri, jadi cara jaganya juga harus menyesuaikan,” ujarnya.
Selain itu, Junaidi menilai para pemain masih perlu lebih tenang saat menyerang. Kesalahan passing dan finishing yang kurang optimal membuat beberapa peluang hilang.
“Masih banyak turnover, salah passing, terutama finishing. Harusnya bisa jadi poin, tapi karena kurang fokus akhirnya tidak jadi poin,” jelasnya.
Baca Juga: Menjembatani Teori, Praktik dan Masyarakat dalam Perencanaan Tata Ruang
Meski begitu, Junaidi menegaskan target SMAN 6 Balikpapan di Honda DBL East Kalimantan musim ini cukup tinggi. Setiap pertandingan harus dijalani seperti laga final.
“Target kami setiap pertandingan adalah final. Insya Allah, bersaing sebaik mungkin,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi