KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - SMA Cita Hati Samarinda harus puas melangkah hingga babak fantastic four Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan. Langkah mereka terhenti setelah kalah dari SMAN 1 (Smansa) Bontang di GOR Segiri Samarinda, Kamis (12/2/2026) malam.
Dalam pertandingan tersebut, Cita Hati takluk dengan selisih empat poin, 40-44. Laga berlangsung ketat hingga menit akhir sebelum Smansa Bontang memastikan tiket ke final party.
Seusai pertandingan, pelatih Cita Hati Samarinda, Tjendra Rudiyanto, langsung memberikan selamat kepada para pemain Smansa Bontang. Ia juga menenangkan anak asuhnya yang tampak terpukul karena gagal melangkah ke partai puncak.
Baca Juga: Trauma Keracunan Massal: Program Makan Gratis di PPU Lanjut, tapi Orang Tua Boleh Menolak
Kepada Kaltim Post, Rudi—sapaan akrabnya—mengakui kekalahan tersebut. Ia menyebut kondisi tim yang tidak tampil dengan kekuatan penuh menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa di lapangan.
“Pertama, saya ucapkan selamat kepada semua tim yang lolos ke final. Kami hari ini mengakui kekalahan ini. Sayangnya di Fantastic Four beberapa pemain kami mengalami cedera, bahkan ada yang tidak bisa bermain sejak big eight. Tapi inilah hasilnya. Saya sangat bangga dengan pencapaian anak-anak sejauh ini,” ujarnya.
Meski gagal ke final party, Rudi menegaskan timnya tidak akan larut dalam kekecewaan. Ia memastikan Cita Hati akan kembali dengan kekuatan lebih besar pada musim mendatang.
Baca Juga: Harga Emas ANTAM Hari Ini Jumat 13 Februari 2026: Kondisi Stagnan Baik Beli Maupun Buyback
Apalagi, mayoritas skuad saat ini masih duduk di kelas X. Artinya, kerangka tim inti sudah terbentuk dan bisa dipersiapkan lebih matang untuk musim berikutnya.
“Banyak pelajaran yang kami dapat tahun ini. Tahun depan kami akan datang dengan persiapan lebih matang,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi