KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kota Samarinda resmi masuk jajaran kota Grade A dalam kompetisi Honda DBL with Kopi Good Day 2025 2026 East Kalimantan. Status ini menempatkan Samarinda setara dengan Bali sebagai salah satu pusat kompetisi DBL.
Kota ini kini dikenal karena antusiasme tinggi, tim-tim yang kompetitif, dan fasilitas yang memadai. Ajang yang berlangsung 6–14 Februari di GOR Segiri Samarinda ini dinilai memiliki standar pelaksanaan setara dengan kota-kota besar lain di Indonesia, termasuk Bali.
Project Officer DBL Samarinda, Adinegoro, menjelaskan bahwa klasifikasi kota DBL dibagi menjadi Grade A, B, dan C. “Kita memang ada klasifikasi kota. Samarinda termasuk Grade A. Dari antusiasme, tim yang kompetitif, sampai fasilitasnya sangat oke,” jelasnya.
Baca Juga: Honda Tegaskan Komitmen di DBL Samarinda, Abbas: Dukung Anak Muda Investasi Masa Depan
Ia menambahkan, kemasan acara tahun ini menunjukkan kualitas penyelenggaraan yang semakin matang. Pada final party, penyelenggara menghadirkan lighting show, laser show, hingga live band untuk memeriahkan suasana.
Dari sisi fasilitas, renovasi GOR Segiri Samarinda memberikan dampak positif. Arena kini lebih bersih, tertata, dan nyaman. Namun, penerapan sistem single seat membuat kapasitas tribun berkurang.
“Kita beberapa kali terpaksa menolak penonton karena tiket habis. Kasihan juga yang sudah datang jauh-jauh,” kata Adinegoro.
Meski begitu, lonjakan penonton justru menjadi indikator kuat bahwa DBL Samarinda telah naik kelas. Dengan status Grade A, Samarinda tak lagi dipandang sebagai kota pelengkap di luar Pulau Jawa. (*)
Editor : Ery Supriyadi