KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) melakukan audiensi ke Kantor KONI Kalimantan Timur di Samarinda, Rabu (8/4/2026) siang.
Rombongan dipimpin Ketua KONI Mahulu, Yessie Christianto, dan disambut Ketua Harian KONI Kaltim, Husinsyah. Pertemuan berlangsung di ruang rapat KONI Kaltim selama sekitar 65 menit, dengan suasana diskusi yang cair dan penuh keakraban.
Audiensi ini menjadi ajang penguatan sinergi antara KONI provinsi dan daerah, khususnya dalam membangun tata kelola organisasi yang lebih baik sekaligus meningkatkan prestasi olahraga.
Baca Juga: Porprov VIII Kaltim Digelar November 2026, Kadispora Kukar Minta Cabor Segera Bersiap
Dalam arahannya, Husinsyah menekankan pentingnya fondasi organisasi yang kuat. Ia didampingi Ketua I KONI Kaltim, Ego Arifin, serta Ketua Bidang Organisasi, Fahri.
Ada dua poin utama yang menjadi perhatian. Pertama, tata kelola organisasi dan keuangan harus dilakukan secara transparan serta akuntabel demi menjaga kepercayaan publik dan pemerintah.
Kedua, tata kelola pembinaan prestasi perlu segera diperkuat melalui langkah strategis yang terukur, khususnya dalam meningkatkan kualitas atlet daerah.
Husinsyah juga mendorong KONI Mahulu segera menyusun peta jalan pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII di Paser pada 2026.
Baca Juga: Peristiwa Kebakaran di Paser Jadi Masalah Serius, Faktor Jarak yang Sangat Jauh
“Segeralah membuat road map pembinaan prestasi menuju Porprov VIII di Paser tahun 2026 mendatang,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Yessie Christianto menyatakan kesiapan pihaknya untuk melakukan pembenahan internal. Ia menegaskan komitmen KONI Mahulu untuk bergerak lebih profesional.
Menurutnya, KONI Kaltim akan dijadikan acuan dalam pengelolaan organisasi, keuangan, hingga strategi peningkatan prestasi atlet.
“Kami akan menjadikan KONI Kaltim sebagai role model, baik dalam tata kelola organisasi, pengelolaan keuangan, maupun strategi pencapaian prestasi,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum awal bagi Mahakam Ulu dalam mematangkan persiapan atlet. Pasalnya, persaingan pada Porprov VIII Paser 2026 diprediksi semakin ketat. (*)