KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur langsung memasang target tinggi untuk Hapkido Kaltim. Pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 Nusa Tenggara, cabang bela diri ini ditargetkan mampu menyumbangkan satu medali emas.
Target tersebut disampaikan Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, saat menghadiri pelantikan pengurus Hapkido Kaltim periode 2026–2030 di Mercure Hotel Samarinda, Sabtu (18/4). Ia menilai kepengurusan baru menjadi momentum awal untuk naik kelas di level nasional.
“Harapan kami besar, mudah-mudahan Hapkido Kaltim bisa memberikan minimal satu medali emas pada PON yang akan datang,” ujarnya.
Baca Juga: Hapkido Kaltim Resmi Dilantik, Target Medali PON 2028 Mulai Digenjot
Pria yang karib disapa Rusdi juga mengapresiasi capaian Hapkido Kaltim pada PON 2024 Aceh–Sumut. Meski hanya mengirimkan satu atlet, kontingen tersebut berhasil membawa pulang satu medali perak.
“Ini luar biasa. Satu atlet, satu medali. Artinya, potensi besar itu ada, tinggal bagaimana pembinaan ke depan,” tegasnya.
Untuk mewujudkan target emas, ia menekankan pentingnya dua hal utama, yakni konsolidasi organisasi dan peningkatan pembinaan prestasi. Menurutnya, keduanya harus berjalan seiring.
Organisasi yang sehat, lanjutnya, akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas atlet. Ia pun mengingatkan pentingnya pelaksanaan rapat kerja dan musyawarah organisasi secara rutin sesuai aturan.
“Kalau organisasinya sehat, pembinaan prestasi juga akan berjalan baik. Dua hal ini harus linear,” katanya.
Baca Juga: Moncer! Pajak Parkir Bontang Lampaui Target di Triwulan I, Spot Ini Jadi Penyumbang Terbesar
Di sisi lain, Rusdiansyah menyinggung dukungan pemerintah provinsi terhadap pembinaan olahraga di Kaltim. Dukungan tersebut salah satunya melalui dana hibah yang dialokasikan lewat Dinas Pemuda dan Olahraga.
“Alhamdulillah, KONI Kaltim akan menerima dana hibah sebesar Rp16,5 miliar. Ini tentu menjadi dorongan bagi kita semua untuk terus berprestasi,” ungkapnya.
Meski begitu, ia mengingatkan keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan menurunnya prestasi. Kondisi tersebut justru harus dimanfaatkan untuk bekerja lebih efektif dan terarah. (*)
Pelantikan pengurus Hapkido Kaltim ini diharapkan menjadi awal pembinaan yang lebih terstruktur. Dengan potensi yang ada, hapkido diyakini mampu menjadi salah satu andalan Kaltim di kancah nasional.
“Selamat bekerja dan mengabdi. Mari kita jaga marwah olahraga Kaltim agar tetap menjadi yang terbaik di luar Pulau Jawa,” pungkasnya.