KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kompetisi bola voli bertajuk Borneo Volley Competition 2026 resmi digelar pada 20–25 April di Gedung Gulat, Loa Bakung, Samarinda. Ajang ini menjadi edisi perdana cabang voli dalam naungan Borneo Champions League (BCL) yang diinisiasi oleh Borneo Enterprisindo (BE).
Project Event Officer BE, Arda, menjelaskan bahwa turnamen ini terbuka untuk dua kategori, yakni pelajar dan umum. Peserta tidak hanya berasal dari Samarinda, tetapi juga dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.
“Ini open turnamen se-Kaltim. Jadi pesertanya bukan cuma dari Samarinda, ada juga dari Melak, Sangatta, Balikpapan, dan daerah lainnya,” ujarnya kepada Kaltim Post, Senin (20/4).
Baca Juga: Hapkido Kaltim Kejar Tiket PON Bela Diri: Baru 4 Atlet Lolos, Target Tambah di Lampung
Total terdapat 21 tim yang ambil bagian dalam kompetisi ini. Rinciannya, kategori pelajar putra diikuti enam tim, kategori umum putri enam tim, serta kategori umum putra sembilan tim.
Para peserta akan memperebutkan posisi juara satu, dua, dan tiga. Menurut Arda, ajang ini menjadi langkah awal BCL Voli sebagai wadah pembinaan atlet daerah.
“Mereka akan bertanding memperebutkan juara satu, dua, dan tiga. Ini memang jadi awal untuk BCL voli, harapannya bisa jadi wadah bagi atlet-atlet voli di daerah,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, antusiasme peserta sebenarnya cukup tinggi. Jumlah pendaftar bahkan sempat mendekati 30 tim, namun panitia membatasi kuota karena keterbatasan waktu pelaksanaan.
“Antusiasnya bagus. Tapi karena ada juga kompetisi lain yang berjalan bersamaan, khususnya di tingkat pelajar, jadi terbagi,” katanya.
Baca Juga: Tim Putri Smaga Boyong Piala Pelajar Hockey Indoor, Jadi Modal Kekuatan Balikpapan di Porprov
Sebelumnya, BCL telah lebih dulu berjalan untuk cabang futsal dan basket. Tahun ini, cabang voli menjadi momentum peluncuran kembali dengan konsep liga yang lebih terstruktur.
“Kalau futsal dan basket sudah jalan, sekarang kita coba hadirkan di voli. Ini perdana untuk konsep BCL voli,” ucapnya.
Ke depan, BE membuka peluang agar kompetisi ini berkembang lebih besar dan terhubung dengan pembinaan tingkat nasional. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan PBVSI.
“Kalau ke depan dukungan dan sponsor kuat, bukan tidak mungkin kita kirim MVP ke Surabaya untuk pembinaan lebih lanjut. Tapi sekarang kita fokus dulu membangun dari Kaltim,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi