KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Mental juara ditunjukkan SSB Nahusam Samarinda saat tampil di Phoenix Championship 2026 kategori U-11. Tim asal Kota Tepian Mahakam itu keluar sebagai kampiun usai melewati persaingan ketat sepanjang turnamen.
Pada partai final yang berlangsung di Lapangan Pratama International Mini Soccer (PIMS), Kompleks Sepinggan Pratama, Minggu (26/4) malam, Nahusam mengalahkan SSB Tambora dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang dicetak Oliver saat laga baru berjalan lima menit.
Pelatih Nahusam U-11, Thamrin Gunain, menyebut gelar juara ini merupakan hasil tekad kuat para pemain sejak awal turnamen. Ia menilai seluruh tim peserta memiliki kualitas yang merata.
Baca Juga: Kontes Ternak 2026 Sendawar Sukses Digelar, Dorong Ekonomi Kerakyatan Peternak
“Persaingan sangat ketat. Semua tim bagus. Tapi kami tanamkan keyakinan kepada anak-anak bahwa mereka bisa juara, dan itu tercapai,” ujarnya, didampingi asisten pelatih Anton.
Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang revans bagi Nahusam. Pada turnamen sebelumnya, yakni U-11 Bocah Gila Bola di Lapangan Kompi Manggar, mereka harus puas sebagai runner up setelah kalah dari Tambora.
“Kekalahan sebelumnya menjadi motivasi. Dukungan orang tua juga sangat besar dalam keberhasilan ini,” tambah Thamrin.
Sebagai juara, Nahusam menjadi tim pertama yang mengangkat trofi bergilir Phoenix Championship. Mereka juga membawa pulang piala tetap, medali, dana pembinaan, sertifikat, serta sepatu dari Phoenix Premium Balikpapan untuk seluruh pemain.
Sementara itu, posisi runner up ditempati SSB Tambora. Juara tiga bersama diraih SSB Kukayu Balikpapan dan CSA.
Baca Juga: Nasib PPPK Paruh Waktu 2026 Terjawab! Tak Jadi Dihapus, Ini Janji KemenPAN-RB
Untuk kategori individu, Zaini dari Tambora dinobatkan sebagai pemain terbaik. Oliver dari Nahusam menjadi top skor dengan koleksi 11 gol. Kiper terbaik diraih Hisyam (Nahusam), sedangkan pencetak gol terbaik diraih Radit dari Kukayu.
Perwakilan sponsor utama, yang akrab disapa Om Phoenix, mengapresiasi seluruh peserta atas sportivitas yang ditunjukkan selama turnamen berlangsung.
“Terima kasih kepada seluruh peserta yang sudah tampil luar biasa, menunjukkan kemampuan terbaik, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Didampingi Ketua Panitia Ridho Saefulloh dan Koordinator Pertandingan Madi, pihaknya menegaskan komitmen untuk terus mendukung pembinaan sepak bola usia dini di Balikpapan.
Dalam waktu dekat, mereka berencana menggelar International Grassroot Cup (IGC) Go to Malaysia Series Kaltim pada Mei mendatang.
“Kami ingin terus memberikan wadah bagi pesepak bola usia dini untuk mengembangkan bakat mereka,” pungkasnya. (*)
Editor : Ery Supriyadi