KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kejuaraan Bulu Tangkis Sirkuit Nasional (Sirnas) B Samarinda 2026 resmi ditutup pada Sabtu (23/5). Penutupan berlangsung meriah di Gedung Serbaguna, Kompleks Gelora Kadrie Oening.
Ajang nasional tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan dan kebangkitan prestasi bulu tangkis Kalimantan Timur. Ratusan atlet muda dari berbagai daerah tampil bersaing selama turnamen berlangsung.
Mewakili Ketua Umum KONI Kaltim Rusdiansyah Aras, Wakil Ketua I KONI Kaltim Ego Arifin memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Sirnas B di Samarinda.
Baca Juga: Pengurus Baru AFI Kubar Dilantik, Siap Kembangkan Pembinaan Futsal dan Digitalisasi Olahraga
Menurut Ego, kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan dan regenerasi atlet muda potensial.
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras PBSI Kaltim serta seluruh pihak yang terlibat. Sirnas B ini bukan sekadar kompetisi, melainkan panggung penting untuk melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak mengharumkan nama Kaltim dan Indonesia di level internasional,” ujarnya.
Ia menegaskan, KONI Kaltim akan terus mendukung cabang olahraga bulutangkis agar konsisten melahirkan prestasi. Terlebih, bulutangkis merupakan salah satu olahraga paling populer di Indonesia.
Penutupan Sirnas B Samarinda juga dihadiri sejumlah tokoh olahraga di Kalimantan Timur. Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, dan pemangku kepentingan olahraga lainnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Rasman Rading, Ketua Pengprov PBSI Kaltim Mudiyat Noor, jajaran pengurus, pelatih, serta tamu undangan lainnya.
Baca Juga: Teman Ngopi Baru di Aston Samarinda, Mini Burger Homemade hingga Paket Croissant Mulai Rp75 Ribu
Ketua Pengprov PBSI Kaltim Mudiyat Noor menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari KONI Kaltim dan Dispora Kaltim selama penyelenggaraan turnamen.
Menurutnya, tingginya antusiasme peserta dalam Sirnas B kali ini menjadi bukti bahwa gairah bulu tangkis di Benua Etam terus meningkat.
Berakhirnya Sirnas B Samarinda diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda Kalimantan Timur untuk terus meningkatkan kemampuan mereka.
Kejuaraan ini juga dinilai menjadi tolok ukur penting dalam pembinaan atlet usia dini dan remaja untuk menghadapi ajang nasional yang lebih besar pada masa mendatang.
Suasana haru dan bangga terlihat saat prosesi penyerahan medali dan piala kepada para juara yang telah berjuang sepanjang turnamen berlangsung. (*)
Editor : Ery Supriyadi