KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Penampilan Bluefin Academy di ajang Kaltim Basketball League (KBL) 2026 yang digelar Perbasi Kaltim menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Keberhasilan melangkah hingga partai final menjadi bukti bahwa program pembinaan yang dijalankan mulai membuahkan hasil.
Meski gagal membawa pulang trofi juara setelah kalah di laga puncak, pelatih Bluefin Academy, Ary Sandi, tetap bangga dengan pencapaian para pemainnya. Baginya, keberhasilan menembus final sudah menjadi prestasi yang patut diapresiasi untuk kelompok usia 10 tahun.
Ary menegaskan bahwa pihak akademi sejak awal tidak membebankan target berlebihan kepada para pemain. Fokus utama yang ingin dicapai adalah memberikan pengalaman bertanding sebanyak mungkin agar kemampuan dan mental anak-anak terus berkembang.
Baca Juga: Harga Emas Semar Nusantara 27 Mei 2026 Melemah, Cek SMG Press Terbaru
“Apapun hasilnya kami tetap bangga, apalagi ini masuk ke final. Meskipun tidak juara, ini adalah pencapaian yang bagus. Kami di academy tidak memasang target muluk di KBL 2026 ini. Karena usia 10 tahun yang terpenting adalah pengalaman bertanding, selebihnya adalah bonus,” ujar Ary.
Meski demikian, hasil di KBL 2026 menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih. Ary mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki, terutama penguatan fundamental permainan yang menjadi dasar penting bagi perkembangan atlet usia dini.
Menurutnya, evaluasi tersebut akan menjadi bekal untuk menyusun program pembinaan berikutnya agar para pemain dapat berkembang lebih optimal di masa mendatang.
“Kami dari pelatih jelas sudah memiliki catatan dari hasil KBL ini. Harapannya ke depan, anak-anak ini bisa terus berkembang dan bisa menjadi penerus senior-seniornya kelak,” pungkas Ary. (*)
Editor : Ery Supriyadi