KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kutai Barat mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 di Kabupaten Paser.
Sebanyak 12 atlet terbaik saat ini menjalani program latihan intensif guna meningkatkan peluang meraih prestasi bagi Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Ketua PABSI Kutai Barat, Yosua, mengatakan para atlet telah memasuki fase penting dalam persiapan menuju Porprov. Mereka menjalani latihan rutin sebanyak empat kali dalam sepekan dengan fokus pada peningkatan kekuatan fisik, teknik angkatan, serta kesiapan mental bertanding.
Menurut Yosua, optimisme tersebut didukung hasil positif yang diraih pada babak kualifikasi Porprov. Saat itu, 12 atlet yang diturunkan berhasil mempersembahkan dua medali perak dan dua medali perunggu dari nomor kelas bebas putra maupun putri.
Baca Juga: Refleksi Pengabdian, Angka Nyata, dan Tongkat Estafet Olahraga Kaltim
Meski demikian, PABSI Kutai Barat masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama dalam pemenuhan kebutuhan suplemen atlet. Namun, kendala tersebut sejauh ini dapat diatasi berkat dukungan penuh jajaran pengurus yang berupaya memastikan program latihan berjalan tanpa hambatan.
Dengan bekal persiapan yang terus dimatangkan, PABSI Kutai Barat memasang target membawa pulang dua medali emas dari Porprov Paser 2026. Target tersebut dinilai realistis melihat perkembangan kemampuan para atlet selama menjalani pemusatan latihan.
Yosua menegaskan, Porprov tidak hanya menjadi ajang perburuan medali. Setelah kejuaraan berakhir, pihaknya juga berkomitmen memperkuat regenerasi atlet sesuai arahan KONI Kutai Barat dengan menjaring bibit-bibit potensial usia dini. Langkah itu dilakukan untuk menjaga kesinambungan prestasi angkat besi Kutai Barat pada masa mendatang. (*)
Editor : Ery Supriyadi