KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kalimantan Timur resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan masa bakti 2026-2030 dari Pengurus Besar POBSI.
SK tersebut diserahkan langsung Ketua Umum PB POBSI, Hary Tanoesoedibjo, di Gedung iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (2/6/2026).
Dokumen kepengurusan diterima Ketua POBSI Kaltim, Abdul Rachman Agus, didampingi Sekretaris Umum serta Wakil Ketua II Bidang Organisasi POBSI Kaltim.
Baca Juga: Nekat Selingkuh dengan Istri Anggota TNI, Pria di Merangin Jadi Korban Penganiayaan
Usai menerima SK, Abdul Rachman Agus menegaskan bahwa POBSI Kaltim akan segera bergerak menyusun program kerja untuk meningkatkan prestasi biliar di Benua Etam. Menurutnya, kepengurusan baru tidak ingin membuang waktu dan akan langsung bekerja menjalankan agenda pembinaan atlet.
“Kami segera tancap gas menyusun program kerja, baik jangka pendek maupun jangka panjang,” ujarnya saat dihubungi dari Jakarta, Jumat (5/6).
Sejumlah agenda strategis telah menjadi prioritas kepengurusan baru. Di antaranya persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), pembinaan atlet menghadapi Babak Kualifikasi (BK) PON 2027, hingga target meraih prestasi maksimal pada PON 2028.
Menurut Abdul Rachman Agus, Porprov menjadi momentum penting untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial dari seluruh daerah di Kalimantan Timur. Atlet-atlet terpilih nantinya akan dipersiapkan secara bertahap menuju BK PON dan PON.
Selain menghadiri penyerahan SK, jajaran pengurus POBSI Kaltim juga mengikuti Konferensi Pers International Billiard Open 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Hary Tanoesoedibjo bersama Erick Thohir.
Kehadiran POBSI Kaltim dalam agenda berskala internasional tersebut diharapkan dapat menambah wawasan pengurus terkait pengelolaan olahraga modern sekaligus membawa atmosfer kompetisi global ke daerah. (*)
Editor : Ery Supriyadi