Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rasman: Muaythai Kaltim Beruntung Dipimpin Rusdiansyah Aras

Doni Aditya Haryono • Selasa, 23 Juni 2026 | 08:45 WIB
Plt Kadispora Kaltim Rasman Rading menilai Muaythai Kaltim beruntung dipimpin Rusdiansyah Aras yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia olahraga. (DONI ADITYA/KALTIM POST)
Plt Kadispora Kaltim Rasman Rading menilai Muaythai Kaltim beruntung dipimpin Rusdiansyah Aras yang memiliki pengalaman panjang dalam dunia olahraga. (DONI ADITYA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Polemik yang sempat membelit Muaythai Indonesia (MI) Kalimantan Timur akhirnya berakhir. Setelah dibekukan sejak Maret lalu, organisasi tersebut kini memiliki ketua umum baru untuk memimpin roda organisasi ke depan.

Sosok yang dipercaya memimpin MI Kaltim adalah mantan Ketua Umum KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) MI Kaltim yang digelar beberapa hari lalu di Samarinda.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kaltim, Rasman, yang hadir langsung dalam musyawarah tersebut, menyambut positif terpilihnya Rusdiansyah Aras.

Baca Juga: Bupati Pastikan Peserta Didik Baru SD dan SMP di Berau Dapat Seragam Gratis yang Dibagikan Bulan Depan

Menurut Rasman, MI Kaltim beruntung memiliki sosok pemimpin yang berpengalaman dan memiliki rekam jejak panjang dalam pembangunan olahraga di Kalimantan Timur.

“Muaythai Kaltim ini harus bangga karena memiliki ketua seperti beliau (Rusdiansyah Aras). Beliau adalah legenda hidup olahraga Kaltim. Bahkan, saya selalu berkomunikasi tentang olahraga dengan beliau,” ujar Rasman.

Rasman berharap kepemimpinan baru mampu membawa MI Kaltim semakin berprestasi, baik di tingkat regional maupun nasional. Selain itu, ia menekankan pentingnya pembinaan atlet yang berkelanjutan dari daerah sebagai fondasi prestasi masa depan.

Menurutnya, ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) maupun Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) harus menjadi sarana seleksi yang objektif untuk melahirkan atlet-atlet terbaik yang nantinya diproyeksikan memperkuat Kalimantan Timur pada Babak Kualifikasi (BK) PON dan PON.

Baca Juga: NTP Kaltim Naik Menjadi 150,68 pada Mei 2026, Harga Hasil Pertanian Tumbuh Lebih Cepat dari Biaya Produksi

“Pembinaan di daerah harus berkualitas, dan event Kejurprov maupun Porprov harus berdasarkan kemampuan. Jangan sampai ada medali titipan agar persaingan sehat,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan tata kelola organisasi yang baik dan sistem pembinaan yang sehat, Muaythai Kaltim dapat terus berkembang serta melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di level nasional. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Muaythai Kaltim #Rasman #Musorprovlub MI Kaltim #Porprov Kaltim #Rusdiansyah Aras