KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Sebuah babak baru olahraga prestasi di Kalimantan Timur resmi dimulai. Ketua Umum KONI Pusat telah menandatangani Surat Keputusan (SK) Nomor 84 Tahun 2026 tentang pengukuhan personalia Pengurus KONI Kaltim masa bakti 2026–2030.
Kabar tersebut langsung disambut positif oleh Forum Silaturahmi Eks Pengurus KONI Kaltim masa bakti 2022–2026. Dukungan penuh diberikan kepada kepengurusan baru yang diharapkan mampu menghadirkan energi segar dan membawa prestasi olahraga Bumi Etam ke level yang lebih tinggi.
Namun, di balik ucapan selamat itu, terselip pesan penting yang patut menjadi perhatian. Eks pengurus mengingatkan bahwa tantangan besar sudah menunggu dan membutuhkan langkah cepat sejak hari pertama bekerja.
Baca Juga: Pendaftaran Jalur Domisili SMP Ditutup Hari Ini, Diskominfo Samarinda Klaim Sistem SPMB Stabil
Juru Bicara Forum Silaturahmi Eks Pengurus KONI Kaltim, Zulkarnain, menegaskan pihaknya tidak akan menjadi penonton pasif. Meski berada di luar struktur organisasi, mereka siap memberikan dukungan dan masukan konstruktif demi kemajuan olahraga Kalimantan Timur.
“Kami sangat mendukung komposisi pengurus yang telah ditetapkan oleh tim formatur. Semoga amanah dalam mengemban tugas besar ini,” ujarnya.
Dua Agenda Besar Menanti
Menurut Forum Silaturahmi, kepengurusan KONI Kaltim periode 2026–2030 tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi. Sejumlah agenda penting sudah berada di depan mata dan membutuhkan keputusan strategis.
Agenda pertama adalah pelaksanaan Porprov VIII Kaltim di Kabupaten Paser pada 14–27 November 2026. Untuk memastikan pesta olahraga terbesar di Kaltim berjalan lancar dan sah secara administrasi, pengurus baru didorong segera melakukan restrukturisasi sejumlah perangkat penting.
Melalui mekanisme rapat pimpinan dan rapat pleno, KONI Kaltim dinilai perlu segera membentuk kembali Tim Pengawas dan Pengarah (Wasrah), Tim Keabsahan, serta Dewan Hakim.
Tak hanya itu, tantangan lain yang tak kalah mendesak adalah menghadapi PON Beladiri II di Manado pada Agustus 2026.
Waktu persiapan yang relatif singkat membuat KONI Kaltim dituntut bergerak cepat. Pembentukan Tim Pemenangan menjadi langkah penting agar para atlet andalan Kaltim mampu meraih hasil maksimal dan menjaga tradisi prestasi di level nasional.
Baca Juga: Jangan Parkir Sembarangan, Dishub Bontang Siapkan Penertiban Jukir dan Kendaraan di Tepi Jalan
Tetap di Luar Struktur, Siap Mengawal Prestasi
Forum Silaturahmi Eks Pengurus KONI Kaltim menegaskan posisinya secara terbuka. Mereka memilih berada di luar struktur organisasi, tetapi tetap siap menjadi mitra yang memberikan dukungan moral dan pemikiran strategis.
Pengalaman yang dimiliki para eks pengurus dinilai dapat menjadi modal penting untuk membantu pengurus baru menghadapi berbagai tantangan pembinaan olahraga prestasi.
Pada akhirnya, seluruh elemen olahraga memiliki tujuan yang sama, yakni meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan menjaga nama Kalimantan Timur tetap diperhitungkan di tingkat nasional maupun internasional.
Dengan SK resmi yang telah terbit, layar baru olahraga Kaltim kini telah terkembang. Pertanyaannya, mampukah kepengurusan baru menjawab harapan besar masyarakat olahraga Bumi Etam? (*)