KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Ketua KONI Kaltim, Anderiy Syachrum, menegaskan seluruh pengurus KONI Kaltim tidak diperbolehkan merangkap jabatan sebagai pengurus KONI kabupaten maupun kota.
Kebijakan tersebut diambil untuk menghindari benturan kepentingan dalam organisasi serta mencegah munculnya persoalan di kemudian hari.
Penegasan itu disampaikan Anderiy saat memimpin rapat pleno pengurus KONI Kaltim beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Pool D U-14 Memanas, Gazebo Balikpapan di Puncak Berkat Sapu Dua Bersih Kemenangan
Dalam kesempatan tersebut, ia meminta seluruh pengurus yang masih aktif di KONI kabupaten atau kota untuk segera menentukan prioritas.
Menurutnya, kepengurusan KONI Kaltim membutuhkan komitmen penuh dari seluruh jajaran agar roda organisasi dapat berjalan optimal.
“Kalau lebih memilih KONI kabupaten/kota, silakan mundur dari KONI Kaltim. Begitu pun sebaliknya,” tegas Anderiy.
Ia menambahkan, kepengurusan KONI Kaltim periode saat ini tidak memiliki banyak waktu untuk beradaptasi. Berbagai agenda penting sudah menanti dan membutuhkan perhatian serius.
Salah satu fokus utama adalah persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang pelaksanaannya semakin dekat.
Baca Juga: Hotel Bumi Senyiur Samarinda Kantongi Lisensi Resmi dari TVRI untuk Nobar FIFA World Cup 2026
Karena itu, Anderiy meminta seluruh pengurus bekerja cepat dan solid dalam menjalankan program organisasi.
“Kita tidak bisa santai. Sudah banyak agenda yang menanti di depan,” ujarnya.
Langkah penataan organisasi tersebut menjadi bagian dari upaya KONI Kaltim memperkuat konsolidasi internal guna memastikan seluruh agenda pembinaan olahraga dan persiapan Porprov dapat berjalan sesuai target. (*)
Editor : Ery Supriyadi