KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Tak hanya pembinaan pada atlet, Asosiasi Kota Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Balikpapan juga menaruh perhatian pada kualitas pelatih dan wasit. Hal itu dibuktikan dengan deretan program pelatihan baik wasit mau pun pelatih yang tengah digencarkan.
Ketua Askot PSSI Balikpapan Sukisno Winata menjelaskan, pihaknya telah memberikan pelatihan sekaligus sertifikasi.
“Jadi kami sudah laksanakan lisensi khusus wasit, itu lisensi yang C3 dan C2. Untuk C3 sudah dua kali dilaksanakan, C2 baru sekali. Rencana kami akan melaksanakan lagi baik untuk C3, C2 dan insya Allah lisensi C1,” jelasnya.
Baca Juga: SPMB Balikpapan 2026 Jalur Reguler Dibuka Hari Ini, Masih Tersedia Ratusan Kursi di SMP Negeri
Dia menambahkan, PSSI Balikpapan bertekad untuk melahirkan wasit-wasit lokal yang bisa memimpin di kompetisi nasional. Makanya, pelaksanaan program sertifikasi tersebut diupayakan bisa terlaksana hingga jenjang nasional.
Terkait pelatihan wasit tersebut, sambungnya, ada sekitar 45 peserta yang ikut serta untuk lisensi, didominasi oleh Balikpapan. Sementara untuk lisensi C2 diikuti sekitar 18 peserta.
“Tapi kan Balikpapan juga sudah punya wasit-wasit yang terdahulu, yang punya lisensi C3, C2, bahkan C1. Malah sudah ada wasit nasional dari Balikpapan itu, Arsyad Najamuddin,” imbuhnya.
Baca Juga: PBVSI Kutai Barat 2026–2030 Resmi Terbentuk, Target Sapu Bersih Emas Voli Pantai di Porprov Kaltim
Lebih lanjut, ia menyebutkan khusus untuk pelatih, PSSI Balikpapan juga telah melaksanakan kursus sertifikasi lisensi D. Dengan sekitar 60 pelatih yang diikutkan dalam dua kali kegiatan lisensi D.
Ke depannya, lanjut dia, pihaknya juga kita ingin melaksanakan sertifikasi lisensi C nasional. Jadi yang lisensi D tadi bisa ikut lisensi C nasional. Sama dengan wasit, mereka ingin menciptakan pelatih berlisensi yang lebih tinggi.
“Semoga akhir tahun ini bisa digelar. Yang jelas, semasa kepemimpinan saya sampai 2028, saya ingin program kami kontinu. Bisa melaksanakan program sertifikasi wasit maupun pelatih sampai lisensi-lisensi tertinggi,” tutupnya. (*)
Editor : Duito Susanto