KALTIMPOST.ID, KUDUS – Mojang Priangan memastikan diri sebagai juara Grup A Hydroplus Soccer League All-Stars U-15 setelah menaklukkan Arema FC Women U-15 dengan skor 3-0 di Supersoccer Arena, Kudus, Kamis (9/7).
Kemenangan tersebut membuat Mojang Priangan menutup fase grup dengan catatan sempurna. Tim asal Jawa Barat itu mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan tanpa sekalipun menelan kekalahan.
Tiga gol kemenangan Mojang Priangan dicetak Nafeeza Ayasha Nori pada menit ke-11 dan 26, serta Raisya Novita Amalia pada menit ke-16.
Meski kalah, Arema FC Women tetap melaju ke semifinal sebagai runner-up grup dengan raihan enam poin. Sementara itu, Putri Surakarta finis di posisi ketiga dengan tiga poin dan Putri Tangsel City berada di dasar klasemen tanpa poin.
Pada laga lainnya, Putri Surakarta menutup turnamen dengan kemenangan meyakinkan 4-0 atas Putri Tangsel City. Ika Wonda menjadi bintang lapangan setelah mencetak dua gol pada menit ke-26 dan 43. Dua gol lainnya disumbangkan Madina Jawahira Putri pada menit ke-34 dan Asyifa Sholawa Farizqi pada menit ke-38.
Pelatih Mojang Priangan, Imam Sujagad, mengaku puas dengan penampilan anak asuhnya. Menurut dia, para pemain mampu tampil lepas meski menghadapi lawan yang juga sudah memastikan tiket semifinal.
“Kami menekankan kepada pemain untuk bermain lepas dan menunjukkan kualitas di ajang nasional ini,” ujarnya.
Imam menambahkan, pemahaman taktik dan kemampuan mengambil keputusan di lapangan menjadi faktor penting yang terus ditekankan kepada para pemain. Selain itu, tim selalu menganggap setiap pertandingan sebagai laga final agar tetap fokus dan meminimalkan kesalahan.
Pemain Mojang Priangan, Raisya Novita Amalia, menilai komunikasi yang baik antarpemain menjadi kunci keberhasilan timnya.
Baca Juga: Juli Sudah Berjalan, Nomor Tanding Porprov VIII Belum Final
“Kami saling berkomunikasi di lapangan sehingga permainan menjadi lebih terorganisasi,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Putri Surakarta, Syachban Yusuf, tetap mengapresiasi perjuangan timnya meski gagal melangkah ke semifinal. Ia meminta para pemain tetap serius hingga laga terakhir sebagai bagian dari proses menambah pengalaman bertanding.
“Pada laga ini kami ingin pemain tetap serius dan mencari jam terbang,” ujarnya.
Syachban juga mengungkapkan bahwa setelah turnamen ini akan ada proses talent scouting untuk persiapan Srikandi Cup.
Pemain Putri Surakarta, Asyifa Sholawa Farizqi, mengaku bangga bisa tampil di Kudus dan merasakan atmosfer kompetisi nasional yang kompetitif.
Menurutnya, Hydroplus Soccer League menghadirkan tantangan lebih besar karena menggunakan lapangan berukuran penuh dengan kualitas lawan yang lebih kuat. (*)
Editor : Ery Supriyadi