Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Usai Junior Grand Prix 2026, Alvino dan Retna Fokus Genjot Fisik Jelang Sirnas C Bontang

Oktavia Megaria • Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:06 WIB
TINGKATKAN: Tim ganda campuran PB Hevindo, Alvino-Retna bertekad tingkatkan kualitas permainan.
TINGKATKAN: Tim ganda campuran PB Hevindo, Alvino-Retna bertekad tingkatkan kualitas permainan.

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Tim ganda campuran PB Hevindo harus puas harus puas dengan hasil Yonex Sunrise Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2026. Pasalnya, Retna Calya Gayatri dan Alvino Ramadithya Anansyah belum beruntung untuk membawa pulang medali.

Diakui keduanya, persaingan yang ada dalam ajang tersebut sangat ketat. Kendati begitu, hasil tersebut memberi mereka motivasi lebih untuk meningkatkan kualitas permainan. 

Baca Juga: Persebaya Rekrut Gledson Paixao, Eks PSM Makassar Siap Perkuat Lini Tengah

“Alhamdulillah kemarin saya menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Ya walau hasilnya belum sesuai harapan dan harus mengakui keunggulan lawan. Tapi saya bersyukur karena ini jadi pengalaman yang sangat berharga,” kata Alvino.

Menurutnya, pada pertandingan kali ini lawan tampil lebih siap dan punya daya tahan yang lebih baik. Bahkan, tim lawan mampu menjaga fokus dari awal hingga akhir pertandingan.

Baca Juga: Pria Ditemukan Meninggal di Sumberejo Balikpapan, Brimob Kaltim Amankan Lokasi

Mengacu itu, dirinya menyadari bahwa salah satu aspek yang harus ditingkatkan adalah daya tahan tubuh. 

“Ke depannya saya akan lebih fokus menjalani program latihan fisik meningkatkan stamina dan menjaga kondisi tubuh agar mampu bermain lebih konsisten,” tegas dia.

Tak berbeda jauh, Retna yang juga bermain untuk nomor tunggal remaja putri mengaku stamina menjadi faktor paling berpengaruh. Berbeda dengan lawan, dirinya cukup kewalahan mengikuti ritme permainan.

“Lawan memang tampil sangat baik dengan permainan yang ulet dan memiliki pergerakan yang sangat gesit dalam menjangkau setiap bola. Itu membuat saya harus bekerja lebih keras di setiap reli,” jelasnya.

Kekalahan ini, lanjut Retna tentu menjadi pelajaran yang sangat berharga. Masih banyak hal yang harus diperbaiki, terutama dari segi fisik dan konsistensi permainan.

Dia pun bertekad, ke depannya akan lebih fokus meningkatkan daya tahan tubuh. Melatih fisik lebih keras, agar mampu bermain dengan intensitas tinggi tanpa mengalami penurunan performa. 

Sementara itu, keduanya bakal kembali ambil bagian dalam Sirkuit Nasional (Sirnas) C Pupuk Kaltim Open 2026, yang berlangsung di Bontang selama 13-18 Juli. Meski Alvino yang bermain di nomor ganda remaja campuran bersama pasangan baru Christine, serta Retna bermain di tunggal remaja putri, keduanya bertekad untuk memberikan penampilan maksimal. (*)

Editor : Duito Susanto
#Sirnas C Bontang #junior grand prix #pupuk kaltim #PB Hevindo Balikpapan #latihan fisik