Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Menuju Porprov Kaltim 2026, Tuan Rumah Dikejar Penetapan Cabor dan Nomor Tanding Selesai Dua Hari

Eko Pralistio • Jumat, 17 Juli 2026 | 13:53 WIB
JELANG PORPROV: KONI Kaltim, Dispora, dan PB Porprov VIII menggelar rapat koordinasi dalam rangka penetapan cabang olahraga dan nomor pertandingan. (FOTO/EKO PRALISTIO)
JELANG PORPROV: KONI Kaltim, Dispora, dan PB Porprov VIII menggelar rapat koordinasi dalam rangka penetapan cabang olahraga dan nomor pertandingan. (FOTO/EKO PRALISTIO)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Dengan waktu yang tersisa 119 hari, pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim 2026 di Paser terus dimatangkan.

Panitia Besar (PB) Porprov bersama KONI dan Dispora Kaltim, sedang mengejar waktu untuk menyelesaikan satu pekerjaan rumahnya. Yakni menetapkan cabang olahraga (cabor) dan nomor pertandingan.

Sebab, tanpa keputusan tersebut, sejumlah tahapan teknis lainnya belum bisa dijalankan. Mulai dari monitoring kesiapan daerah, verifikasi venue oleh technical delegate (TD), entry by name atlet, hingga koordinasi dengan pengurus provinsi (Pengprov) setiap cabang olahraga masih tertahan.

Baca Juga: Persiapan Porprov Hampir Rampung, Gulat Kaltim Terancam Absen Kejurnas

"Pada prinsipnya, yang diharapkan Dispora dan KONI Kaltim adalah agar penetapan cabang olahraga dan nomor pertandingan segera dilakukan. Insyaallah dalam dua sampai tiga hari ke depan, atau paling lambat awal pekan depan, sudah kami tetapkan sehingga tahapan berikutnya bisa segera berjalan," ucap Ketua Harian PB Porprov VIII Kaltim 2026, Katsul Wijaya.

Katsul berpendapat, sebenarnya penetapan cabor sudah direncanakan sejak April lalu. Namun, PB Porprov disebut masih menunggu kepastian beberapa hal yang dianggap penting.

Salah satunya adalah kepastian dukungan anggaran dari Pemprov Kaltim yang menjadi sumber pembiayaan utama penyelenggaraan Porprov. 

Baca Juga: Meski Anggaran Terbatas, Hoki Kaltim Tetap Gas Menuju BK PONSelain itu, proses transisi kepengurusan KONI Kaltim juga menjadi pertimbangan agar seluruh keputusan diambil melalui koordinasi yang matang.

"Kami tidak ingin terburu-buru. Semua harus dikoordinasikan dengan KONI dan Pemprov Kaltim. Alhamdulillah sekarang sudah difasilitasi Dispora sehingga kami bisa duduk bersama dan mempercepat proses ini," katanya.

Terkait kemungkinan adanya pengurangan cabang olahraga, Katsul belum bisa berkomentar lebih jauh. Sebab, pembahasan masih akan dilakukan bersama stakeholder terkait.

Namun, Katsul menggarisbawahi, satu arahan yang sudah mengemuka dalam rapat bersama tersebut adalah penyusunan cabor dan nomor pertandingan akan mengacu pada cabang olahraga yang dipertandingkan di PON dan Olimpiade.

"Itu yang menjadi prioritas. Untuk cabang olahraga lainnya nanti akan kami bahas lagi bersama pengurus," jelasnya.

Nah, setelah daftar cabor ditetapkan, PB Porprov akan segera mengundang tim technical delegate dari masing-masing cabang olahraga untuk melakukan verifikasi lapangan.

Verifikasi itu mencakup kesiapan venue, peralatan pertandingan, hingga sarana pendukung lainnya. Hasil pengecekan akan menjadi dasar untuk melakukan penyempurnaan apabila masih ditemukan kekurangan.

"Kami ingin proses verifikasi segera dilakukan. Kalau masih ada kekurangan pada venue maupun peralatan pertandingan, bisa langsung kami benahi sebelum pelaksanaan Porprov," tegasnya.

Karena keterbatasan fasilitas olahraga di Kabupaten Paser, PB Porprov juga mengakui tidak seluruh pertandingan akan digelar di wilayah tuan rumah.

Sekitar enam hingga tujuh cabang olahraga direncanakan berlangsung di Balikpapan maupun Samarinda. Sementara venue di Kabupaten Paser akan dimanfaatkan secara bergantian untuk beberapa cabang olahraga yang jadwalnya tidak bersamaan.

"Misalnya tinju dan silat bisa menggunakan lokasi yang sama. Basket dan tenis meja juga bisa menyesuaikan jadwal. Yang penting seluruh cabang olahraga tetap bisa terakomodasi," katanya.

Tahapan Lain Belum Bisa Bergerak

Belum ditetapkannya cabang olahraga ternyata juga berdampak terhadap pekerjaan Tim Pengawas dan Pengarah (Wasrah) Porprov VIII Kaltim.

Wakil Ketua I KONI Kaltim sekaligus Ketua Tim Wasrah Porprov, Hendra Radinal Ary mengatakan, seluruh tahapan lain yang belum dijalankan masih bergantung pada surat keputusan resmi dari PB Porprov.

Sebab, yang ditunggu bukan hanya daftar cabang olahraga, tetapi juga nomor pertandingan, jadwal pertandingan, hingga kepastian venue.

"Kalau keputusan itu sudah keluar, kami langsung bergerak. Kami akan memanggil seluruh Pengprov cabang olahraga untuk melakukan koordinasi sehingga tahapan persiapan bisa berjalan maksimal," ujarnya.

Hendra mengaku hingga kini pihaknya belum mengetahui secara pasti cabang olahraga maupun nomor pertandingan yang akan dipertandingkan. Karena itu, banyak agenda teknis belum bisa dijalankan.

Namun, dari hasil rapat, keputusan tersebut bisa diterbitkan dalam dua hingga tiga hari ke depan agar seluruh proses persiapan tidak lagi menggantung.

"Selama ini memang masih terasa ngambang. Tapi saya optimistis setelah ada dukungan dari KONI Kaltim, Dispora Kaltim, dan pemerintah daerah, prosesnya akan lebih cepat. Tinggal menunggu keputusan resminya saja, setelah itu seluruh tahapan bisa langsung berjalan," pungkasnya. (*)

Editor : Duito Susanto
PB Porprov pemprov kaltim Kabupaten Paser KONI kaltim dispora kaltim