KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Basket Garapan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kaltim tahun ini berjalan sengit di semua kategori. Namun yang paling menguras emosi adalah final kategori U-10 Mix.
Duel antara Gazebo Balikpapan berhadapan dengan Blue Sky Balikpapan berjalan ketat. Pertandingan bahkan harus diteruskan hingga dua kali overtime. Overtime pertama permainan kedua tim masih sama-sama seimbang.
Baca Juga: Tak Terkalahkan hingga Final, Sonic Samarinda Rajai Kejurda Basket 2026
Kemudian pertandingan dilanjutkan ke overtime kedua dengan adu free throw. Di babak adu nyali ini, 2 dari empat penembak Gazebo berhasil memasukkan bola ke ring. Sedangkan Blue Sky hanya mampu memasukkan satu bola. Skor akhir 17-16 untuk keunggulan Gazebo sekaligus memastikan gelar champions.
Suasana haru terpampang jelas di kubu Gazebo. Air mata pemain, pelatih dan orangtua pemain yang menyaksikan pertandingan sontak bercucuran. Sengitnya pertandingan final membuat emosi kedua kubu pecah.
Baca Juga: Unggul Satu Bola, Tunas Jaya Segel Gelar Juara Kejurda 2026
Setelah pertandingan, Founder Gazebo Anton Kristiono tak percaya timnya mampu meraih gelar juara. Apalagi pertandingan harus diselesaikan lewat adu free throw. Di mana, penembak penentu tim Gazebo dikatakan Anton, sudah sering melakukan tapi gagal.
"Rasanya seperti tidak percaya, ya. Ini pertandingan luar biasa sengit, dan yang membuat saya surprise adalah penembak terakhir kami itu sering kali melakukan free throw tapi gagal. Tapi kali ini dia berhasil dan membawa tim ini meraih gelar juara, kami harus akui kami beruntung di pertandingan ini. Blue Sky tim bagus, mereka anak-anak luar biasa," ungkap Anton. (*)
Editor : Duito Susanto