KALTIMPOST.ID, JAKARTA– Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dilaporkan semakin intensif memburu tanda tangan Pep Guardiola untuk mengisi kursi pelatih kepala Timnas Italia. Meski Guardiola dikenal sebagai salah satu pelatih dengan bayaran tertinggi di dunia, persoalan nilai kontrak disebut tidak lagi menjadi penghalang.
Italia tengah mencari nahkoda baru setelah Gennaro Gattuso mengakhiri masa jabatannya menyusul kegagalan Gli Azzurri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Kegagalan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi Italia.
Sebagai bagian dari pembenahan besar-besaran, FIGC lebih dulu menunjuk Paolo Maldini sebagai Direktur Olahraga. Salah satu tugas utamanya adalah mencari pelatih yang dinilai mampu membawa Italia kembali bersaing di level tertinggi.
Sejumlah laporan dari Italia menyebut Maldini telah melakukan pertemuan langsung dengan Guardiola di Spanyol untuk membahas peluang kerja sama.
Saat masih menangani Manchester City, Guardiola dikabarkan menerima gaji sekitar 20 juta euro per musim. Nilai tersebut sempat diperkirakan menjadi kendala bagi Italia.
Namun, Sky Sport Italia melaporkan FIGC telah menyiapkan skema yang memungkinkan Guardiola direkrut tanpa menjadikan besaran gaji sebagai hambatan utama.
Media tersebut juga menyebut pelatih asal Spanyol itu diproyeksikan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun apabila negosiasi mencapai kata sepakat.
Baca Juga: Gempa M 5,5 Guncang Gayo Lues Aceh Hari Ini, BMKG Ungkap Penyebab dan Kondisi Terkini
Masih menurut laporan yang sama, pengumuman resmi mengenai kesepakatan antara Guardiola dan Timnas Italia disebut berpeluang dilakukan dalam dua hingga tiga hari ke depan. Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari FIGC maupun Pep Guardiola terkait kabar tersebut.
Editor : Uways Alqadrie