Agusriansyah Ridwan Nakhodai IBCA MMA Kaltim, Fokus Cetak Atlet Berprestasi

Nasya Rahaya • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 10:50 WIB
Agusriansyah Ridwan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov IBCA MMA Kaltim periode 2026–2030. (NASYA RAHAYA/KALTIM POST)
Agusriansyah Ridwan terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pengprov IBCA MMA Kaltim periode 2026–2030. (NASYA RAHAYA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Pengurus Provinsi Indonesia Bela Diri Campuran Amatir Mixed Martial Arts (IBCA MMA) Kalimantan Timur menetapkan Agusriansyah Ridwan sebagai ketua periode 2026–2030 secara aklamasi, Rabu (22/7).

Anggota DPRD Kaltim itu langsung mematok pembenahan organisasi dan penguatan pembinaan atlet sebagai prioritas utama. Targetnya tidak hanya meraih prestasi di Pekan Olahraga Bela Diri (PON Bela Diri), tetapi juga menyiapkan atlet yang mampu bersaing di level internasional.

Musprovlub yang digelar di Kopi Kuno, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda, dihadiri Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat IBCA MMA Maraden Lumbantoruan, Wakil Ketua II KONI Kaltim Andri Dauri Husain, tim karateker, serta pengurus kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur.

Baca Juga: Kemenag dan Pemkab PPU Buka Seleksi Calon Pimpinan Baznas Periode 2026–2031, Cek Syarat dan Jadwalnya

Agusriansyah, yang juga menjabat Sekretaris Fraksi PKS dan anggota Komisi IV DPRD Kaltim, mengatakan langkah pertama yang akan dilakukan adalah mengonsolidasikan organisasi hingga tingkat kabupaten dan kota.

Menurutnya, struktur kepengurusan harus segera dirampungkan agar program pembinaan dapat langsung berjalan.

“Setelah struktur lengkap dan surat keputusan dari pusat keluar, kami akan segera melakukan konsolidasi. Arahan dari pengurus pusat harus segera direalisasikan karena sudah ada sejumlah agenda kejuaraan, baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” ujarnya.

Selain memperkuat organisasi, Pengprov IBCA MMA Kaltim juga akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya perangkat pertandingan.

Agusriansyah menilai keberadaan wasit dan juri bersertifikat menjadi kebutuhan penting agar setiap kejuaraan yang digelar di Kalimantan Timur dapat berlangsung sesuai standar nasional.

“Langkah paling utama adalah menyiapkan wasit-wasit profesional yang memiliki sertifikasi. Dengan perangkat pertandingan yang berkualitas, event yang kita laksanakan juga akan semakin berkualitas,” katanya.

Baca Juga: Bupati Paser Minta Bidan Siap Siaga di Desa dan Larang Pengajuan Mutasi

Di sektor pembinaan atlet, pihaknya akan mengoptimalkan pencarian bibit potensial melalui komunitas, sekolah, hingga berbagai perguruan bela diri yang tersebar di daerah.

Menurut Agusriansyah, MMA merupakan cabang olahraga yang memadukan berbagai disiplin bela diri. Karena itu, atlet dituntut memiliki kemampuan yang lengkap dan tidak hanya menguasai satu teknik.

“Kita ingin menyiapkan atlet-atlet lokal yang benar-benar memiliki potensi. MMA adalah gabungan berbagai bela diri sehingga atlet harus memiliki kemampuan yang lengkap, bukan hanya menguasai satu teknik,” jelasnya.

Ia juga menilai ketersediaan sarana dan prasarana latihan menjadi faktor penting dalam meningkatkan prestasi atlet. Untuk itu, komunikasi dengan KONI Kaltim, Pemerintah Provinsi Kaltim, dan berbagai pemangku kepentingan akan terus diperkuat.

“Saya berharap seluruh stakeholder dapat terlibat aktif agar target melahirkan atlet-atlet berprestasi bisa benar-benar diwujudkan,” ucapnya.

Agusriansyah mengaku sempat terkejut ketika diminta tim karateker memimpin IBCA MMA Kaltim setelah ketua sebelumnya mengundurkan diri. Namun, ia akhirnya menerima amanah tersebut karena melihat keseriusan para pengurus untuk membangun organisasi dan mengembangkan olahraga MMA di Kalimantan Timur.

“Saya meminta kepengurusan nanti diisi orang-orang yang fokus dan benar-benar ingin mengembangkan MMA. Potensi atlet kita sebenarnya sudah ada, tinggal bagaimana pembinaannya dilakukan secara lebih serius,” katanya.

Terkait target KONI Kaltim yang menginginkan IBCA MMA menjadi salah satu penyumbang medali pada PON Bela Diri, Agusriansyah memastikan pihaknya akan segera memetakan nomor-nomor pertandingan yang memiliki peluang terbesar meraih prestasi.

“Nanti kami akan melihat nomor-nomor yang dipertandingkan. Dari situ kami fokus menyiapkan atlet pada nomor yang paling berpeluang meraih medali sehingga target prestasi bisa dimaksimalkan,” pungkasnya. (*)

Editor : Ery Supriyadi
IBCA MMA Kaltim MMA Kaltim Musprovlub IBCA MMA Agusriansyah Ridwan PON Bela Diri