Seno Aji Langsung Benahi IPSI Kaltim, Targetkan Prestasi Besar di PON 2028

Nasya Rahaya • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 11:01 WIB
Suasana Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) X Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Timur di Ballroom Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Sabtu (25/7). Forum tersebut menetapkan Seno Aji sebagai Ketua Pengprov IPSI Kaltim masa bakti 2026–2030 secara aklamasi. (NASYA RAHAYA/KALTIM POST)
Suasana Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) X Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Timur di Ballroom Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Sabtu (25/7). Forum tersebut menetapkan Seno Aji sebagai Ketua Pengprov IPSI Kaltim masa bakti 2026–2030 secara aklamasi. (NASYA RAHAYA/KALTIM POST)

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Seno Aji langsung bergerak setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kalimantan Timur periode 2026–2030. Wakil Gubernur Kaltim itu memprioritaskan pembenahan organisasi sekaligus mempersiapkan atlet untuk meningkatkan perolehan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.

Seno Aji resmi memimpin IPSI Kaltim melalui Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang digelar di Hotel Puri Senyiur, Samarinda, Sabtu (25/7). Ia menjadi calon tunggal setelah tidak ada kandidat lain yang mendaftar hingga penutupan masa pencalonan.

"Alhamdulillah saya mendapat amanah yang besar untuk menahkodai IPSI Kaltim. Yang pertama kami lakukan adalah pembenahan organisasi, mulai dari penyusunan struktur kepengurusan. Setelah SK selesai, kami akan melakukan pelantikan dan segera menggelar rapat kerja. Itu penting untuk menyatukan seluruh pendapat," ujar Seno Aji usai terpilih.

Baca Juga: Mengenaskan! Sekuriti Tewas di Waduk Jatiluhur: Mengapung dengan Tangan Diborgol dan Mulut Dilakban: Diduga Tegur Aksi Vandalisme

Menurutnya, soliditas organisasi menjadi fondasi utama sebelum menjalankan program pembinaan atlet. Karena itu, konsolidasi pengurus akan menjadi agenda prioritas dalam waktu dekat.

Setelah pembenahan internal rampung, fokus IPSI Kaltim akan diarahkan pada persiapan menghadapi PON 2028. Seno berharap pencak silat kembali menjadi salah satu lumbung medali bagi kontingen Kalimantan Timur.

"Kita menyongsong PON NTT-NTB. Harapan kita pencak silat bisa menyumbangkan medali yang lebih banyak untuk Kaltim," katanya.

Seno mengungkapkan, dirinya tidak secara khusus mencalonkan diri sebagai Ketua Umum IPSI Kaltim. Menurut dia, pencalonannya merupakan amanah dari perguruan-perguruan silat di Kaltim yang kemudian mendapat dukungan dari Pengurus Besar IPSI.

"Sebenarnya saya mendapat amanah dari perguruan-perguruan silat. Alhamdulillah disambut positif oleh PB IPSI sehingga saya dipercaya menahkodai IPSI Kaltim," tuturnya.

Saat ditanya mengenai ketidakhadiran Ketua Umum IPSI Kaltim periode sebelumnya, Andi Harun, dalam Musorprov, Seno memilih tidak berspekulasi. Namun, ia tetap menyampaikan apresiasi atas kontribusi Andi Harun selama memimpin organisasi tersebut.

Baca Juga: ​PNS Bakal Bisa Tugas Dekat Rumah dan Keluarga? Cek Keputusan MenPANRB Ini!

"Saya tidak tahu mengenai hal itu karena memang mandat ini datang dari bawah. Yang jelas saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Andi Harun yang sudah menahkodai IPSI Kaltim sebelumnya," ucapnya.

Seno Aji terpilih secara aklamasi setelah menjadi satu-satunya kandidat yang menyerahkan berkas pencalonan hingga batas akhir pendaftaran. Dua nama yang sebelumnya sempat masuk bursa, yakni Andi Harun dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara Rendi Solihin, tidak melanjutkan proses pencalonan. (*)

Editor : Ery Supriyadi
IPSI Kaltim Musorprov IPSI PON 2028 seno aji pencak silat Kaltim