Datang dengan Konsep Lebih Kekinian, Physical Balikpapan Bangun Kesadaran Hidup Sehat

Doni Aditya Haryono • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 11:24 WIB
JAGA KEBUGARAN: Women Workout, salah satu program dari komunitas Physical Balikpapan yang rutin dilaksanakan setiap akhir pekan.
JAGA KEBUGARAN: Women Workout, salah satu program dari komunitas Physical Balikpapan yang rutin dilaksanakan setiap akhir pekan.

KALTIMPOST.ID – Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut turut mendorong lahirnya berbagai komunitas olahraga di Kota Minyak. Salah satunya Physical Balikpapan.

Komunitas kebugaran berbasis strength and conditioning yang menawarkan metode latihan terstruktur, ilmiah, dan terbuka bagi seluruh kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga atlet muda.

Melalui program Men Workout dan Women Workout, Physical rutin menggelar sesi latihan kelompok setiap akhir pekan. Kegiatan diumumkan melalui akun media sosial @physicalbpn itu mendapat respons positif dari masyarakat.

Baca Juga: Larangan Away Dicabut, Suporter Dituntut Dewasa atau Klub Akan Terima Dampak

Rata-rata, sesi Women Workout diikuti 30 hingga 40 peserta, sedangkan Men Workout diikuti sekitar 10 sampai 20 orang dari berbagai latar belakang dan kelompok usia.

Pendiri Physical, Nano, mengatakan komunitas yang dibangunnya tidak hanya berfokus pada aktivitas olahraga semata.

Menurutnya, setiap peserta diajak memahami pentingnya membangun fondasi kebugaran melalui metode latihan yang benar dan berkelanjutan. "Kami ingin mengubah cara pandang masyarakat bahwa olahraga bukan sekadar mengejar hasil instan, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup yang bisa dilakukan siapa saja secara konsisten," ujarnya.

Berbeda dengan latihan kebugaran pada umumnya, setiap program di Physical disusun berdasarkan prinsip strength and conditioning. Materi latihan difokuskan pada pengembangan komponen biomotor seperti kekuatan, daya tahan, kecepatan, mobilitas, koordinasi, hingga keseimbangan.

Baca Juga: Keren, PS Pemuda Kawinkan Gelar Piala Soeratin Regional Kukar, Ternyata Masih Ada Tantangan Ini

Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kebugaran sekaligus menunjang aktivitas harian peserta. Nano menambahkan, seluruh sesi dipandu pelatih yang memiliki kompetensi di bidang kebugaran. Menariknya, pelatih tidak hanya memberikan instruksi, tetapi ikut berlatih bersama peserta sehingga tercipta suasana yang lebih akrab dan saling memotivasi.

"Kami ingin peserta merasa nyaman. Pelatih bukan hanya mengarahkan, tetapi juga menjadi teman berlatih sehingga semangat kebersamaan terus terbangun," katanya.

Selain latihan fisik, Physical juga aktif memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, teknik latihan yang benar, hingga pentingnya pemulihan atau recovery. Menurut Nano, pemahaman tersebut menjadi bagian penting agar masyarakat dapat berolahraga dengan aman sesuai kemampuan masing-masing.

Dia berharap komunitas ini dapat menjadi wadah pembinaan bagi atlet muda yang ingin meningkatkan performa melalui pendekatan berbasis ilmu olahraga.

Meski masih tergolong baru, Physical terus menunjukkan perkembangan yang positif. Jumlah peserta yang rutin mengikuti latihan terus bertambah, begitu pula keterlibatan berbagai komunitas serta pertumbuhan pengikut di media sosial.

"Harapan kami sederhana, semakin banyak masyarakat Balikpapan yang menjadikan olahraga sebagai kebutuhan sehari-hari. Kalau budaya hidup aktif itu terbentuk, manfaatnya akan dirasakan bukan hanya oleh individu, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan," Nano. (*)

 

Editor : Duito Susanto
Physical Balikpapan women workout men workout komunitas olahraga gaya hidup