BALIKPAPAN – Prestasi olahraga Kalimantan Timur (Kaltim) tidak hanya lahir dari atlet yang berlaga di arena. Kualitas sumber daya manusia di balik pertandingan juga mulai mendapat pengakuan di tingkat internasional.
Salah satunya Juli Prastomo. Penggerak olahraga hapkido di Kaltim tersebut kembali dipercaya menjalankan tugas di level Asia. Kamis (13/8), Juli dijadwalkan bertolak ke Hong Kong, China, untuk menjadi international referee pada 3rd Hapkido Asian Championships 2026.
Kejuaraan tersebut digelar di bawah naungan World Hapkido Martial Arts Federation (WHMAF).
“Dengan ini, harapannya bisa menjadi bukti nyata bahwa kapasitas dan pengakuan dunia terhadap insan olahraga asal Kaltim,” kata Juli, Rabu (12/8).
Baca Juga: Juli Prastomo Jadi Wasit Internasional Hapkido, Bawa Sport Intelligence untuk Kaltim
Penugasan di Hong Kong menambah panjang rekam jejak Juli di arena internasional. Pada akhir Juli 2026, ia dipercaya sebagai inspektur pertandingan dalam National Championship di Brunei Darussalam.
Pengalaman di level Asia juga bukan kali pertama. Pada Kejuaraan Asia Hapkido edisi perdana pada 2019, Juli telah dipercaya sebagai wasit.
Setahun sebelumnya, pada ajang South East Asia Hapkido Union (SEAHU) Championships di Yogyakarta, ia kembali mendapat kepercayaan sebagai inspektur pertandingan dan mendampingi Technical Delegate (TD).
Dua Periode Pimpin Komisi Pertandingan
Di tingkat nasional, kiprah Juli juga cukup panjang. Ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Komisi Pertandingan Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI) selama dua periode.
Pengalaman tersebut membuatnya tidak hanya memahami teknis pertandingan, tetapi juga perkembangan regulasi serta tata kelola kompetisi olahraga bela diri.
Di Kaltim, Juli aktif dalam pengembangan hapkido. Ia menjabat sebagai bendahara Pengurus Provinsi (Pengprov) Hapkido Kaltim sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Hapkido Kota Balikpapan.
Pengalamannya dalam pembinaan dan pengelolaan pertandingan juga membawanya masuk jajaran Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Kaltim periode 2026–2030 di bawah kepemimpinan Anderiy Syachrum.
Bagi Juli, berbagai penugasan tersebut menjadi kesempatan untuk membawa nama Kaltim sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan olahraga daerah.
“Tentu, dengan ini saya berharap bisa ikut andil memajukan olahraga Kaltim, khususnya cabor hapkido,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan