PB Djarum Turunkan Lapis Kedua di Sirnas C Bayan Open 2026, Bidik Podium Tertinggi

Oktavia Megaria • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:30 WIB
HASIL MAKSIMAL: Meski menurunkan lapis kedua, PB Djarum membidik hasil maksimal di Bayan Open 2026. (ANGGI PRADITHA/KP)
HASIL MAKSIMAL: Meski menurunkan lapis kedua di Sirnas C Bayan Open 2026, PB Djarum membidik hasil maksimal di Bayan Open 2026. (ANGGI PRADITHA/KP)

BALIKPAPAN – Kehadiran klub-klub besar membuat persaingan Sirnas C Bayan Open 2026 semakin ketat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah PB Djarum yang tetap mampu meloloskan sejumlah wakilnya ke babak berikutnya meski tidak menurunkan kekuatan penuh.

Pada babak perdelapan final tunggal taruna putra di BSCC Dome, Rabu (26/8), sejumlah atlet PB Djarum berhasil melanjutkan langkah. Salah satu pertandingan berlangsung sengit ketika wakil PB Djarum menghadapi atlet Daihatsu Yonex Sunrise Chandra Wijaya dalam laga tiga gim.

Pelatih PB Djarum Agung Susilo mengatakan, pihaknya memang sengaja tidak membawa seluruh kekuatan utama ke Bayan Open tahun ini. PB Djarum mengikuti sejumlah nomor, yakni tunggal taruna putra, tunggal remaja putra, ganda pemula putri, tunggal pemula putra, dan tunggal pemula putri.

Baca Juga: PB Cahaya Indonesia Bidik Medali Sirnas C Bayan Open 2026, Andalkan Pebulu Tangkis Muda Balikpapan

“Beberapa sektor, khususnya tunggal putra memang kami menurunkan lapis kedua. Yang pertama tujuannya adalah untuk menguji kemampuan anak-anak. Lalu yang kedua, target kami kalau bisa pemain lapis dua ini bisa berdiri di podium tertinggi,” katanya.

Keputusan tersebut tak lepas dari padatnya agenda pertandingan. Sejumlah atlet PB Djarum dipersiapkan tampil pada Sirnas A di Yogyakarta pekan depan. Sementara atlet lainnya sedang mengikuti Polytron Pontianak International Challenge 2026.

Meski menurunkan lapis kedua, Agung melihat performa para atletnya sejauh ini cukup menjanjikan. Namun, dia menilai peta kekuatan sebenarnya baru akan terlihat ketika memasuki babak semifinal.

“Sampai pertandingan hari ini sejatinya para atlet kami masih belum ketemu pemain-pemain yang sama secara kualitas. Jadi, kami masih menunggu peta kekuatan yang ada hingga babak semifinal nanti,” ujarnya.

Karena itu, target awal PB Djarum adalah memastikan para pemain mampu melewati setiap pertandingan sebagai bagian dari proses evaluasi. Jika mampu melewati tantangan tersebut, peluang untuk kembali menjadi juara umum tetap terbuka.

“Targetnya memang dari situ dulu. Juga, kalau memang anak-anak lolos ujian dari situ, harapan kami adalah target tertinggi, bisa juara umum lagi,” tambah Agung.

Dia berharap para atlet mampu mempertahankan performa sekaligus menjaga fokus hingga pertandingan terakhir. Evaluasi juga menjadi bagian penting untuk melihat perkembangan pemain yang belum menjadi pilihan utama.

“Bagi beberapa pemain kami mau melihat lebih jauh. Terutama kayak yang di tunggal taruna putra. Termasuk Habsyi, targetnya memang podium tertinggi. Tapi kalau yang untuk dua atlet lainnya memang kami ingin melihat apakah bisa tembus final atau tidak,” pungkasnya.

 
 
 
Editor : Muhammad Ridhuan
Bayan Open 2026 Sirnas C Bayan Open 2026 Sirnas C 2026 Bulu Tangkis Balikpapan pb djarum