BALIKPAPAN – Event lari bergengsi, Bayan Run 2026 mulai terhelat pada Sabtu (10/10) pagi. Berlangsung selama dua hari, para peserta kategori kids dash 5K dan 800 meter bakal dimainkan lebih dulu di BSCC Dome.
Jumat (9/10) siang, sebagian peserta mulai memadati area BSCC Dome, untuk mengambil perlengkapan lari seperti nomor BIB dan racepack. Salah satunya Bastian Al Avares, peserta anak-anak asal Tabalong, Kalimantan Selatan.
Pelari 12 tahun itu rutin ikut serta, bahkan sejak awal Bayan Run digelar. “Dari awal digelar memang sudah ikut, karena basicnya memang hobi olahraga lari,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa sejauh ini belum ada kendala berarti dalam keikutsertaannya. Hanya saja, tahun lalu dirinya sempat mengalami sedikit miskomunikasi dengan panitia, saat mulai berlari.
Baca Juga: Pengambilan Racepack Bayan Run 2026 Lebih Tertib, 6.500 Pelari Siap Berpartisipasi
“Pas lagi lari itu sempat kayak tertahan gara-gara panitianya, lupa ngasih kalungnya mungkin. Jadi agak larinya agak tersendat, tapi tidak terlalu serius,” tambah Bastian.
Di sisi lain, dirinya mengaku sangat antusias dalam keikutsertaannya di tahun kelima Bayan Run ini. Sebab, targetnya adalah ingin menguasai podium utama di kategori kids. Selama ini, ia baru bisa berdiri di posisi runner up pada tahun 2022, dan posisi ketiga untuk Bayan Run tahun lalu.
Makanya, Bastian mengaku meski pun rutin ambil bagian, dirinya belum ingin untuk mengubah kategori jarak larinya.
“Belum ada rencana untuk naikkan kategori sih, soalnya masih mengincar yang podium-podiumnya dulu,” jelasnya.
Di sisi lain, Bastian berharap ke depan event ini bisa terus mengalami perbaikan. Juga, panitia bisa melakukan persiapan yang lebih matang sekaligus memperbaiki kekurangan yang ada di lapangan.
“Karena untuk track lari sudah aman ya, sudah bagus. Tinggal mungkin hal-hal yang non teknis saja,” tutupnya.
Editor : Muhammad Ridhuan