Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kecamatan Balikpapan Kota Fasilitasi Pelaku UMKM, Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Supriyono Lupus • Selasa, 9 Desember 2025 | 18:47 WIB

 

Aji Syarifah Nur Alifah
Aji Syarifah Nur Alifah

Oleh:

Aji Syarifah Nur Alifah

Mahasiswa Magister Administrasi Publik Universitas Mulawarman

DUNIA perdagangan saat ini menjadi bagian besar pendapatan masyarakat Kota Balikpapan. Kita lihat di sepanjang jalan protokol Balikpapan terdapat kafe, kedai, warung ataupun rombong jualan pelaku UMKM yang secara tidak langsung membentuk sebuah kawasan kuliner.

Kawasan kuliner bukan hanya sekadar tempat membeli makanan; ia adalah bukti  ruang publik yang dirancang menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan.

Dengan berkembangnya kawasan wisata kuliner, Kecamatan Balikpapan Kota juga turut serta mengembangkan inovasi kewilayahannya dengan membentuk kawasan kuliner.

Seperti Pantai Mas Permai yang berada di depan kantor Kecamatan Balikpapan Kota. BTS View (Bendali Telagasari) di Kelurahan Telaga Sari serta ada juga berada di Taman Bekapai Kelurahan Klandasan Ulu.

Kawasan ini menjadi salah satu  penyumbang kawasan wisata dan kuliner yang ada di Kota Balikpapan. Pelaku UMKM dihidupkan diwilayah ini seperti Kopi Lima dan Kedai Bahari di Pantai Mas Permai, Kawasan Wisata Hijau di BTS, serta berbagai kuliner tengah kota di Taman Bekapai.

Inisiatif ini merupakan terobosan inovasi kewilayahan cerdas yang mengubah ruang publik menjadi ekosistem ekonomi yang memberdayakan pelaku UMKM dan menguatkan sendi-sosial keluarga.

Dengan memfasilitasi UMKM dalam rangka peningkatan pemberdayaan dan ekonomi masyarakat Kota Balikpapan, peran  pemerintah sangat mendukung kegiatan yang bersentuhan langsung dengan pelaku UMKM.

Tiga kawasan tersebut merupakan kawasan yang dapat memaksimalkan potensi ekonomi  wisata kuliner dalam penguatan dan pemberdayaan UMKM di wilayah Kecamatan Balikpapan Kota.

Kawasan ini menjadi ramai selain karena wisata seperti pantai atau hutan kota tetapi juga mulai menyediakan taman bermain yang menjadi kawasan ramah anak Kota Balikpapan.

Selain itu, fungsi kawasan sebagai ruang bermain ramah anak (RBRA) memberikan nilai tambah sosial. Keberadaan RBRA di Taman Bekapai, misalnya, menghemat pengeluaran keluarga untuk hiburan dan mengurangi ketergantungan anak pada gawai. Pemerintah Balikpapan secara serius mendorong hal ini, yang tercermin dari statusnya sebagai Kota Layak Anak tingkat Utama.

Secara keseluruhan, model yang dikembangkan di Balikpapan Kota ini layak menjadi acuan. Kesuksesannya bergantung pada komitmen berkelanjutan dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama memelihara dan mengembangkan inovasi ini. (***/pus/rdh)

 

 

 

Editor : Muhammad Ridhuan
#Klandasan Ulu #Pantai Mas Permai Balikpapan #umkm #kawasan kuliner #ekonomi kerakyatan