Jangan Sepelekan Cuaca Panas, Ini Komponen Mobil yang Wajib Diperiksa

Ari Arief • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 16:44 WIB
Ilustrasi komponen kendaraan roda empat yang perlu diwaspadai selama musim panas.(generate ai)
Ilustrasi komponen kendaraan roda empat yang perlu diwaspadai selama musim panas.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Cuaca panas terik yang melanda sejumlah wilayah belakangan ini tidak hanya memicu rasa tidak nyaman bagi pengemudi dan penumpang, tetapi juga memberikan beban kerja ekstra pada kendaraan. Paparan suhu ekstrem, terlebih saat kendaraan terjebak kemacetan lalu lintas, memaksa berbagai komponen mobil bekerja jauh lebih keras dari biasanya.

Tanpa perawatan dan pemeriksaan yang tepat, kondisi ini berpotensi menurunkan performa kendaraan hingga memicu kerusakan fatal di jalan. Dikutip dari laman resmi Daihatsu, Sabtu (19/9), pemilik kendaraan diimbau memberikan perhatian ekstra pada sejumlah komponen vital yang paling rentan terdampak suhu tinggi.

Baca Juga: Kerap Dibandingkan dengan Seri Pro, Ini Kelebihan dan Kekurangan Kamera iPhone Duo

1. Radiator dan Cairan Coolant Sistem pendingin menjadi garda terdepan penajaga temperatur mesin. Saat cuaca panas, radiator bekerja ekstra keras membuang panas. Pastikan volume dan kondisi coolant sesuai rekomendasi pabrikan. Penggunaan air biasa atau volume coolant yang minim dapat menurunkan efektivitas pendinginan dan memicu overheat.

2. Oli Mesin Suhu lingkungan yang tinggi mempercepat penurunan kualitas dan kekentalan oli, terutama dalam kondisi kemacetan panjang. Ketika pelumasan melemah, gesekan antarkomponen meningkat. Lakukan penggantian oli secara disiplin sesuai jadwal dan spesifikasi pabrikan.

Baca Juga: ​Pilihan Motor Bebek 150cc di Indonesia, Keunggulan dan Harga Terbaru

3. Ban Mobil Asphalt jalanan yang membara meningkatkan tekanan udara di dalam ban. Selalu cek tekanan angin saat kondisi ban masih dingin. Hindari hanya mengandalkan pantauan visual karena tekanan yang tidak presisi memicu keausan tidak merata serta membahayakan kendali kendaraan.

4. Sistem AC Kabin Kompresor AC bekerja lebih lama demi mempertahankan suhu sejuk di kabin. Cek dan bersihkan filter kabin secara berkala agar aliran udara tetap optimal dan tidak menimbulkan bau tidak sedap.

Baca Juga: Bertemu Dewa United, Huistra Benahi Dua Sisi PSS Sleman demi Kemenangan Perdana

5. Aki Mobil Terik matahari mempercepat penguapan cairan elektrolit pada aki basah. Jika dibiarkan, daya simpan dan suplai listrik akan merosot hingga menyebabkan aki soak. Cek level cairan dan kebersihan terminal aki secara rutin.

6. Cat dan Material Interior Paparan sinar ultraviolet (UV) berkepanjangan dapat memudarkan warna cat eksterior serta merusak material dashboard, panel plastik, hingga jok hingga retak atau mengapur. Gunakan sunshade pada kaca depan saat memarkir kendaraan di area terbuka.

Baca Juga: Resmi! Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026, Ole Romeny Masuk  

7. Karet Wiper Panas dari kaca depan membuat material karet wiper cepat mengeras dan getas. Segera ganti karet wiper jika mulai berdecit, meninggalkan garis air, atau tidak menyapu kaca secara sempurna untuk mengantisipasi hujan mendadak.

Sistem Pengereman Jangan Terlewat

Selain tujuh komponen utama di atas, sistem pengereman juga wajib masuk daftar pemeriksaan. Gesekan kampas dan cakram rem yang berpadu dengan suhu lingkungan tinggi dapat menaikkan temperatur komponen pengereman secara ekstrem. Kondisi ini berpotensi menurunkan responsivitas pengereman (fading). Lakukan pengecekan ketebalan kampas rem serta kondisi minyak rem secara berkala agar keselamatan berkendara tetap terjaga.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
Komponen panas mobil