Honda Percepat Produksi Mobil Hybrid Generasi Baru, 15 Model Disiapkan hingga 2030

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 19:26 WIB
Honda menyiapkan strategi baru dengan mempercepat pengembangan dan produksi kendaraan hybrid generasi terbaru. (FOTO: IST)
Honda menyiapkan strategi baru dengan mempercepat pengembangan dan produksi kendaraan hybrid generasi terbaru. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Honda mengubah arah strategi elektrifikasinya dengan memperbesar porsi pengembangan dan produksi kendaraan hybrid. Langkah ini dilakukan ketika pertumbuhan penjualan mobil listrik berbasis baterai atau BEV melambat di sejumlah pasar utama.

Pabrikan otomotif asal Jepang tersebut menilai kendaraan hybrid masih memiliki permintaan yang kuat. Karena itu, Honda mulai mengalihkan sebagian sumber daya pengembangan maupun kapasitas produksinya untuk memperkuat jajaran kendaraan hybrid.

Mulai 2027, Honda dijadwalkan memperkenalkan mobil hybrid dengan sistem penggerak dan platform generasi terbaru. Secara global, perusahaan menargetkan menghadirkan 15 model hybrid baru hingga akhir tahun fiskal 2030.

Baca Juga: Kawah Anak Krakatau Mirip Telur Ceplok, Ahli Ungkap Penyebab Warna Kuning dan Putih

Amerika Utara menjadi salah satu kawasan utama dalam ekspansi tersebut. Honda juga menyiapkan kendaraan hybrid berukuran besar untuk segmen D ke atas yang direncanakan meluncur pada 2029.

Perubahan strategi turut menyentuh fasilitas produksi. Kapasitas yang tersedia di pabrik Honda di Ohio akan dimanfaatkan untuk membuat kendaraan bermesin bensin dan hybrid. Fasilitas produksi Honda lainnya di Amerika Utara juga akan dipersiapkan agar dapat memproduksi kendaraan hybrid.

Honda bahkan akan mengubah sebagian jalur produksi baterai kendaraan listrik yang dikembangkan bersama LG Energy Solution menjadi fasilitas untuk memproduksi baterai hybrid.

Di sisi komponen, Honda berencana meningkatkan penggunaan komponen lokal untuk motor listrik dan inverter. Peningkatan kandungan lokal ini ditujukan untuk memperkuat rantai pasok sekaligus mengurangi dampak gangguan distribusi dan kebijakan tarif di Amerika Serikat.

Teknologi Hybrid Baru Diklaim Lebih Efisien

Honda juga menyiapkan teknologi hybrid generasi baru dengan target efisiensi yang lebih tinggi. Biaya produksi sistem hybrid tersebut ditargetkan turun lebih dari 30 persen dibandingkan teknologi yang diperkenalkan pada 2023.

Sementara konsumsi bahan bakar ditargetkan membaik lebih dari 10 persen melalui penggunaan platform baru dan sistem penggerak elektrik AWD generasi terbaru.

Baca Juga: Hiu Paus Raksasa 9,17 Meter Mati Terdampar di Wakatobi, Evakuasi Terkendala Air Dangkal

Meski memberikan perhatian lebih besar kepada kendaraan hybrid, Honda menyatakan target menuju netral karbon pada 2050 tetap berjalan.

Pengembangan kendaraan listrik, baterai solid-state, dan sistem operasi ASIMO OS tetap dilanjutkan. Teknologi tersebut nantinya diproyeksikan digunakan pada kendaraan listrik maupun hybrid.

Editor : Uways Alqadrie
berita otomotif mobil hybrid Honda hybrid Honda generasi baru Honda Indonesia