Roda dua bernuansa retro ini pertama kali debut global di China Motorcycle Expo 2026, Chongqing, China.
Memadukan wajah klasik keluarga CB dengan karakter scrambler, Honda memberikan ruang luas bagi calon pemilik untuk menentukan gaya dan identitas motornya sendiri.
Konsep tersebut terlihat dari lampu depan bundar yang dilengkapi pelindung berbentuk X, visor mungil bergaya pelat nomor, tangki berwarna putih dengan aksen merah, serta jok cokelat bernuansa retro.
Ban berpola blok, under guard di bawah mesin, dan suspensi depan upside-down semakin mempertegas karakter Scrambler Spirit yang diusung Honda.
Di bagian belakang, motor ini menggunakan suspensi Pro-Link dan knalpot dengan dua ujung di sisi kanan.
Di balik tampilan retro tersebut, CB250SS membawa mesin satu silinder 249 cc berpendingin cairan.
Honda juga membekalinya dengan rangka ringan, suspensi depan upside-down, serta sistem suspensi belakang Pro-Link.
Kendati demikian, angka tenaga, torsi, bobot, dan sejumlah spesifikasi teknis lainnya belum diumumkan secara lengkap karena unit yang diperkenalkan masih berstatus konsep.
Honda tidak sekadar mengejar tampilan klasik. Di area kokpit terdapat panel instrumen TFT berbentuk bulat yang mempertahankan nuansa retro, tetapi dipadukan teknologi modern.
Motor ini juga mendapatkan Honda RoadSync generasi kedua untuk konektivitas dengan perangkat pengguna serta sistem pengereman ABS.
Kombinasi tersebut membuat CB250SS diarahkan sebagai motor rekreasi sekaligus kendaraan yang tetap praktis untuk penggunaan sehari-hari.
Nama “SS” pada motor ini juga memiliki filosofi tersendiri. Honda menyebutnya dapat dimaknai sebagai Style atau Story, tanpa memberikan satu arti yang mengikat.
Filosofi tersebut berkaitan dengan konsep personalisasi CB250SS.
Saat versi produksi hadir, Honda berencana menyediakan beragam aksesori sehingga pemilik dapat membentuk karakter motor sesuai gaya dan kebutuhan, baik mengarah ke scrambler, retro, maupun gaya jalanan.
Meski baru diperkenalkan sebagai konsep, Honda sudah memastikan CB250SS menuju tahap produksi.
Versi massalnya dijadwalkan mulai dipasarkan di China pada musim semi 2027.
Honda juga menyatakan model tersebut akan dikembangkan dengan China sebagai pusat dan selanjutnya diarahkan ke pasar luar negeri, tetapi hingga kini belum ada kepastian mengenai pemasaran CB250SS di Indonesia. (*)
Editor : Almasrifah