Tangguh dan Nyaman, Kijang Innova Reborn 2017 Masih Oke Dibeli Sekarang

Thomas Priyandoko • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 09:39 WIB
Kijang Reborn 2017 bensin yang masih layak dipakai saat ini. (Foto: Anugerah Motor)
Kijang Reborn 2017 bensin yang masih layak dipakai saat ini. (Foto: Anugerah Motor)

 

KALTIM POST - Popularitas Toyota Kijang Innova Reborn bensin di bursa mobil bekas belum menunjukkan tanda meredup.

Kendaraan keluarga di kelas medium MPV ini tetap menjadi incaran utama konsumen yang mendambakan durabilitas mesin tangguh dan kabin ekstra lapang.

Kombinasi rancang bangun modern serta kemudahan perawatan menjadikannya salah satu opsi paling rasional di kelasnya.

 Terlebih lagi, harga pasarannya saat ini kian bersahabat untuk ukuran mobil keluarga serbabisa.

Pengamat bursa otomotif roda empat, Hermawan Prasetyo, mengungkapkan bahwa minat pembeli terhadap varian bensin masih sangat solid.

 "Mesin 1TR-FE milik Innova Reborn terbukti minim rewel dan biaya perawatannya ramah kantong, sehingga unit sekennya sangat likuid di pasar," beber Hermawan.

Secara teknis, Innova Reborn tipe G bensin produksi 2017 menggendong dapur pacu 4-silinder DOHC 16-katup Dual VVT-i berkapasitas 1.998 cc.

Didukung sistem pasokan Electronic Fuel Injection (EFI), mesin tersebut sanggup memuntahkan tenaga puncak 139 PS pada 5.600 rpm serta torsi maksimal 190 Nm pada 4.000 rpm.

Seluruh daya pacu disalurkan ke roda belakang melalui sistem Rear-Wheel Drive (RWD) yang menjadi andalan saat melibas jalur menanjak.

Konsumen disuguhi dua opsi penyalur daya, yakni transmisi manual 5-percepatan atau otomatis konvensional 6-percepatan.

Dari sektor visual luar, medium MPV andalan Toyota ini menghadirkan kesan mewah lewat lekukan bumper depan yang aerodinamis.

Penampilannya dipermanis dengan rongga air intake proporsional pada area tengah serta sepasang lampu kabut fungsional.

Menyoal banderol di pasar sekunder, tipe G bensin transmisi manual lansiran 2017 kini berada pada kisaran Rp 210 juta hingga Rp 220 jutaan.

Sementara itu, varian transmisi otomatis pada tipe dan tahun yang sama dipatok sedikit lebih tinggi di rentang Rp 220 juta sampai Rp 230 jutaan.

"Perbedaan harga sekitar Rp 10 jutaan untuk transmisi otomatis terbilang lumrah karena kepraktisannya saat menghadapi kemacetan kota," jelas Hermawan menambahkan.

Kendati demikian, nominal tersebut bersifat estimasi dinamis yang sangat bergantung pada riwayat perawatan, kondisi fisik, serta kelengkapan dokumen legalitas.

 "Calon pembeli wajib mengecek buku servis berkala dan memastikan unit bebas dari riwayat tabrakan besar atau banjir," pungkasnya.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
Sumber : Radar Pati
rekomendasi mobil bekas kijang innova reborn 2017