KALTIMPOST.ID, Sebagai komponen krusial dalam menjaga keselamatan berkendara, kondisi kampas rem mobil wajib dipantau secara berkala. Menunda penggantian hingga komponen ini aus dapat menurunkan efisiensi pengereman dan membahayakan keselamatan pengemudi.
Merujuk pada penjelasan dari situs resmi Daihatsu, terdapat lima indikasi utama yang menandakan bahwa kampas rem mobil sudah menipis dan membutuhkan penanganan segera:
- Pedal Rem dan Setir Bergetar Injakan pedal rem yang terasa bergetar menandakan permukaan kampas sudah tidak rata, sehingga gesekannya pada piringan cakram tidak presisi. Jika dibiarkan, getaran ini dapat merambat hingga ke roda kemudi.
- Injakan Pedal Rem Terasa Lebih Dalam Ketika kampas rem (terutama jenis tromol di bagian belakang) makin menipis, piston membutuhkan jarak dorong yang lebih jauh untuk menekan tromol. Akibatnya, pengemudi harus menekan pedal rem lebih dalam dari biasanya.
- Daya Cengkeram Rem Menurun (Kurang Pakem) Kampas yang mengikis membuat tekanan pada piringan cakram tidak lagi maksimal. Hal ini berimbas langsung pada menurunnya performa pengereman, sehingga mobil membutuhkan jarak lebih panjang untuk berhenti.
- Terdengar Suara Berdecit Gesekan antar-komponen logam yang menimbulkan bunyi berdecit saat rem diinjak menjadi pertanda kuat bahwa lapisan kampas telah habis total.
- Penurunan Volume Minyak Rem Jika tidak ada kebocoran pada jalur hidrolik, berkurangnya cairan rem pada tabung reservoir mengindikasikan kampas yang menipis. Kondisi ini terjadi karena piston kaliper terdorong lebih maju untuk mengisi ruang kampas yang menipis.
Pemeriksaan sistem pengereman sebaiknya tidak ditunda hingga kampas habis sepenuhnya. Jika salah satu dari gejala di atas mulai terasa, segera bawa kendaraan ke bengkel untuk pemeriksaan dan servis berkala demi menjaga keamanan berkendara.
Editor : Ilmidza