Kenali 8 Penyebab Paking Motor Rusak yang Bisa Memicu Kebocoran Mesin

Ari Arief • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 14:37 WIB
Ilustrasi paking yang tidak kuat menjadi penyebab kerusakan pada mesin sepeda motor.(generate ai)
Ilustrasi paking yang tidak kuat menjadi penyebab kerusakan pada mesin sepeda motor.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Komponen paking (gasket) pada sepeda motor memegang peranan krusial dalam menjaga kerapatan antarbagian mesin. Lembaran atau cincin perapat yang terpasang di area cylinder head, blok mesin, hingga bak oli ini berfungsi mencegah kebocoran pelumas, bahan bakar, udara, maupun cairan pendingin.

Namun, paking yang mengalami kerusakan dapat memicu rembesan cairan, menyebabkan mesin cepat overheat, hingga menurunkan performa kendaraan secara signifikan.

Setidaknya terdapat delapan faktor utama yang menjadi penyebab paking motor rusak:

  1. Usia pakai: Material paking dapat mengeras, menjadi getas, dan kehilangan elastisitas seiring berjalannya waktu.

  2. Suhu mesin terlalu tinggi: Kondisi overheat membuat material paking berubah bentuk atau cepat aus.

  3. Pemasangan tidak tepat: Posisi yang tidak presisi atau kurang rapi menyebabkan area sambungan tidak tertutup sempurna.

  4. Baut terlalu kencang: Momen pengencangan baut yang melebihi batas spesifikasi memberikan tekanan berlebih hingga merusak paking.

  5. Baut kurang kencang: Pengencangan yang terlalu longgar membuat sambungan renggang dan memicu kebocoran.

  6. Permukaan komponen tidak rata: Permukaan cylinder head atau crankcase yang melengkung membuat paking gagal menyegel dengan baik.

  7. Kualitas paking rendah: Penggunaan paking non-standar atau berkualitas buruk lebih cepat rusak saat menerima tekanan dan panas mesin.

  8. Masalah sistem mesin: Tekanan mesin yang tidak normal serta gangguan sistem pendingin memberi beban tambahan pada kekuatan paking.

Pemilik kendaraan diimbau rutin memeriksa area sambungan mesin. Jika menemukan tanda-tanda seperti rembesan oli, suhu mesin cepat naik, atau penurunan tenaga, segera lakukan pemeriksaan dan penggantian paking untuk mencegah kerusakan komponen yang lebih parah.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
pelumas paking Mesin