China Tinggalkan Jauh AS dan Kuasai Otomotif Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?

Ilmidza • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 21:32 WIB
Daftar negara produsen mobil tertinggi di dunia.
Daftar negara produsen mobil tertinggi di dunia.

KALTIMPOST.ID, China semakin mempertegas posisinya sebagai penguasa mutlak dalam sektor otomotif sejagat. Sepanjang tahun 2025, angka produksi kendaraan di Negeri Tirai Bambu tersebut meroket hingga menyentuh 34,53 juta unit. Capaian fantastis ini tidak hanya membuat China jauh meninggalkan para pesaing globalnya, tetapi juga menjadi motor utama di balik pertumbuhan industri otomotif dunia.

​Dominasi Masif Pabrikan China

​Lonjakan produksi kendaraan di China tercatat melompat lebih dari 3 juta unit dalam kurun waktu satu tahun, atau tumbuh sekitar 10,4% jika dibandingkan tahun sebelumnya. Angka penambahan tahunan tersebut bahkan melampaui total produksi tahunan negara Brasil secara keseluruhan.

​Amerika Serikat mengekor di peringkat kedua dengan total produksi 10,24 juta unit, disusul Jepang di posisi ketiga dengan 8,41 juta kendaraan, serta India pada tangga keempat dengan raihan 6,49 juta unit. Sementara itu, Indonesia berada di urutan ke-15 dunia dengan total produksi domestik menembus angka 1,15 juta unit, atau terkoreksi 4,1% secara tahunan.

​Ekspansi Kendaraan Listrik dan Pasar Global

​Kekuatan utama industri otomotif China didorong oleh skala pabrik raksasa yang sanggup memproduksi lebih dari 1 juta kendaraan setiap tahunnya. Efisiensi biaya ini ditopang oleh ekosistem rantai pasok baterai yang matang, sokongan penuh pemerintah, penggunaan baterai lithium iron phosphate (LFP) yang lebih ekonomis, hingga struktur biaya tenaga kerja yang kompetitif.

​Keunggulan tersebut berdampak langsung pada penetrasi pasar internasional. Ekspor mobil listrik asal China melonjak dua kali lipat hingga melampaui 2,5 juta unit pada 2025. Menariknya, dominasi merek lokal kian tak terbendung; saat ini, sekitar empat dari lima mobil listrik buatan China yang diekspor merupakan merek asli negeri tersebut, naik drastis dibandingkan porsi pada tahun 2021 yang belum ada separuhnya.

​Kondisi Kontras di Kawasan Amerika Utara

​Sebaliknya, tren penurunan justru melanda kawasan Amerika Utara sepanjang 2025. Produksi kendaraan di Amerika Serikat dan Meksiko kompak terkoreksi sebesar 2,6%, sementara Kanada mengalami penurunan yang lebih dalam hingga 7,6%.

​Pelemahan ini dipengaruhi oleh tingginya integrasi rantai pasok lintas perbatasan kawasan tersebut, sehingga gangguan pada satu lini produksi dapat langsung memicu efek domino bagi pasokan komponen di negara tetangga. Selain itu, beban tambahan berupa aturan pelaporan serta penerapan tarif baru turut mendongkrak biaya administrasi dan operasional pabrikan di wilayah itu.

Editor : Ilmidza
pabrik mobil nasional produsen mobil