Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Perbatasan Kaltim-Kalsel di Paser Tambah Cantik, Ada Tugu Persaudaraan Buat Spot Foto

Muhammad Najib • Minggu, 14 Juli 2024 | 07:24 WIB

TEMPAT ISTIRAHAT: Perbatasan Kaltim-Kalsel di Kecamatan Muara Komam  dan Kecamatan Jaro ini ramai dikunjungi warga setiap melintas. (FOTO: NAJIB/KP)
TEMPAT ISTIRAHAT: Perbatasan Kaltim-Kalsel di Kecamatan Muara Komam dan Kecamatan Jaro ini ramai dikunjungi warga setiap melintas. (FOTO: NAJIB/KP)
KALTIMPOST.ID, Titik perbatasan Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan yang berada di Desa Muara Langon Kecamatan Muara Komam Kabupaten Paser dan berbatasan dengan Desa Lano Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong, kondisinya kini berubah dari tahun sebelumnya. 

 

Pembangunan yang dimulai sejak September 2023 lalu itu, kini telah merubah wajah perbatasan. Beberapa tugu dan tempat bersantai jadi pilihan warga mengabadikan momen di sini. 

 

Posisi tugu ini tepat berada di Gunung Halat. Salah satu gunung yang cukup tinggi di jalur trans Kaltim-Kalsel. Banyak kendaraan besar yang cukup kesulitan dari Kaltim ke Kalsel menaiki puncak gunung ini. 

 

Biasanya diperbatasan ini warga hanya mampir buang air kecil dan makan minum di warung, tapi sekarang banyak yang berfoto dan bersantai di area tugu perbatasan. 

 

"Tempatnya sekarang lebih menarik dari sebelumnya, jadi mampir dulu foto-foto," kata Rusdi, salah seorang warga Paser yang melewati perbatasan ini, Sabtu (13/7).

 

Bangunan di lokasi ini diberi nama oleh Gubernur Kaltim periode 2027-2023 Isran Noor sebagai Tugu Persaudaraan. 

Pembangunan tugu ini diharapkan dapat menjadi katalisator pusat pertumbuhan dan aktivitas perekonomian yang mensejahterakan warga di kedua provinsi.

 

Pembangunan keseluruhan tugu ini mencapai Rp 23,7 miliar. Tugu ini berada di atas lahan milik Pemprov Kaltim seluas 2.796 meter persegi.

 

Isran Noor saat itu mengatakan gerbang perbatasan menjadi tanda batas yang memisahkan wilayah secara geografis. Namun gerbang ini menjadi simbol kekeluargaan, persaudaraan, dan kolaborasi kedua provinsi dalam memajukan daerah. 

Editor : Uways Alqadrie