Pembangunan yang dimulai sejak September 2023 lalu itu, kini telah merubah wajah perbatasan. Beberapa tugu dan tempat bersantai jadi pilihan warga mengabadikan momen di sini.
Posisi tugu ini tepat berada di Gunung Halat. Salah satu gunung yang cukup tinggi di jalur trans Kaltim-Kalsel. Banyak kendaraan besar yang cukup kesulitan dari Kaltim ke Kalsel menaiki puncak gunung ini.
Biasanya diperbatasan ini warga hanya mampir buang air kecil dan makan minum di warung, tapi sekarang banyak yang berfoto dan bersantai di area tugu perbatasan.
"Tempatnya sekarang lebih menarik dari sebelumnya, jadi mampir dulu foto-foto," kata Rusdi, salah seorang warga Paser yang melewati perbatasan ini, Sabtu (13/7).
Bangunan di lokasi ini diberi nama oleh Gubernur Kaltim periode 2027-2023 Isran Noor sebagai Tugu Persaudaraan.
Pembangunan tugu ini diharapkan dapat menjadi katalisator pusat pertumbuhan dan aktivitas perekonomian yang mensejahterakan warga di kedua provinsi.
Pembangunan keseluruhan tugu ini mencapai Rp 23,7 miliar. Tugu ini berada di atas lahan milik Pemprov Kaltim seluas 2.796 meter persegi.
Isran Noor saat itu mengatakan gerbang perbatasan menjadi tanda batas yang memisahkan wilayah secara geografis. Namun gerbang ini menjadi simbol kekeluargaan, persaudaraan, dan kolaborasi kedua provinsi dalam memajukan daerah.
Editor : Uways Alqadrie