KALTIMPOST.ID, TANAH GROGOT - Bupati Paser dr Fahmi Fadli menyampaikan sejumlah program sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk APBD 2025.
Salah satunya Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD Tahun 2025.
Baca Juga: Maret dan April Diperkirakan Jadi Masa Panen Padi di Paser dan PPU
Fahmi mengatakan, hal ini tentunya akan berdampak pada pemenuhan target-target prioritas pembangunan Kabupaten Paser.
Beberapa langkah yang diambil Pemkab Paser di antarnya membatasi belanja yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, percetakan, publikasi, dan seminar.
"Mengurangi perjalanan dinas sebesar 50 persen," kata Fahmi saat pembukaan Musrenbang Kabupaten, Senin (10/2/2025).
Selain itu adalah membatasi belanja honorarium, mengurangi belanja yang bersifat pendukung dan tidak memiliki output terukur. Pemkab Paser akan memfokuskan alokasi anggaran belanja pada target kinerja pelayanan publik.
Fahmi yakin dengan pengalaman periode pertama program Paser Mas, di mana daerah dihadapkan dengan refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19.
Saat itu Paser masih mampu untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi pada angka yang positif, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia, menurunkan angka kemiskinan dan menurunkan angka pengangguran terbuka. (*)
Editor : Ery Supriyadi