TANAH GROGOT - Badan Amil Zakat (Baznas) Kabupaten Paser mencatat ada penurunan pengumpulan zakat di Paser setahun terakhir yaitu 3,9 persen. Ketua Baznas Paser Bachtiar Effendi menyampaikan namun secara umum terdapat peningkatan penerimaan sekitar 1.34 persen.
Tercatat potensi zakat penghasilan ASN Kabupaten Paser sebesar Rp 4.741 milyar dari 4.574 orang ASN. Namun pada 2024, pengumpulan zakat dan infak ASN hanya mencapai Rp 1.526.847.418.
"Pada 2024 total pengumpulan zakat, infak, dan sedekah BAZNAS Kabupaten Paser mencapai Rp. 1.863.713.983," kata Bachtiar, Rabu (26/3/2025).
Selain dari ASN Paser, Baznas Paser dapat bantuan penyaluran dari Baznas Kaltim sebesar Rp 479.000.000, sehingga total penerimaan pada tahun 2024 mencapai angka Rp. 2.342.713.983.
Bachtiar mengatakan penurunan pengumpulan ini disebabkan beberapa hal, di antaranya kurangnya pengumpulan infak pada program Save Palestine. Disisi lain pengumpulan dari ASN melalui Instruksi Bupati Paser No 11 Tahun 2022 masih rendah dan belum maksimal.
Baznas kata dia terus berikhtiar meningkatkan pengumpulan zakat infak dan sedekah dengan menguatkan unit pengumpul zakat di SKPD dan instansi vertikal melalui sosialisasi, koordinasi dan literasi terkait zakat. (jib)
Editor : Muhammad Ridhuan